JCH Inhil Protes Biaya Lokal Haji Rp4,4 Juta

http://idadwiw.files.wordpress.com/2012/07/uang.jpgTembilahan (Inhilklik) - Meski pemerintah telah menetapkan biaya lokal haji bagi jamaah calon haji (JCH) Indragiri Hilir (Inhil) sebesar Rp4.416.000 per JCH. Namun masih ada di antara JCH yang merasa sangat keberatan.

Kamis (25/7), lima JCH asal Kecamatan Tembilahan Hulu mendatangi kantor DPRD Inhil, Jalan Soebrantas untuk meminta pengurangan biaya lokal yang mereka nilai sangat membebani keuangan saat ini.

Pansus II yang diwakili HM Arfah, Edy Gunawan, Edy Sindrang, HM Yunus dan Ahmad Junaidi menegaskan hal itu sudah diputuskan oleh pemerintah dan sulit rasanya untuk diturunkan kembali.

Meski demikian, kalau banyak di antara JCH yang masih keberatan silahkan langsung mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

‘’Secara kelembagaan kami juga sudah menyampaikan aspirasi bapak-bapak terkait biaya lokal haji. Bahkan beberapa kali saat pembahasan sempat tertunda-tunda karena belum ada titik terangnya,’’ ungkap Wakil Ketua Pansus II HM Arfah seperti dilansir riaupos.co.


Tidak hanya itu, Pansus II juga menyampaikan permintaan tertulis agar transportasi haji musim ini menggunakan sarana laut seperti fery. Karena pertimbangan selain menghemat biaya juga dapat mengefesien waktu.

Pun hal itu tidak digubris oleh pihak penyelenggara. Penyelenggara tetap memutuskan menggunakan jalur udara sehingga keluar angka sekitar Rp4,4 juta lebih.

‘’Terus terang kami dilematis sekali. Namun apa boleh buat seperti inilah kondisi sebenarnya. Kalau keinginan kami secara pribadi dan lembaga, tentu sama dengan keinginan yang disampaikan masyarakat atau calon haji,’’ jawab Arfah yang diamini oleh anggota lainnya saat pertemuan tersebut.

Mendengar penjelasan itu, salah seorang JCH Samad Ahmad mengemukankan pendapat, bahwa biaya lokal itu cukup tinggi dan terkesan membebani.

Dia meminta pemerintah dan DPRD harus mencarikan solusi agar biaya lokal dapat murah. Jika tetap tidak ada perubahan dia mengaku tetap akan menggunakan jalur laut.

‘’Kalau memang biayanya tetap segitu kami terpaksa naik fery ke Embarkasi Batam. Kan jelas biayanya jauh lebih murah. Begitu juga pulangnya. Yang terpenting bagi kami bisa sampai ke Tanah Suci Makkah,’’ sebutnya.

Keinginan untuk menaiki fery ke Embarkasi Batam, juga akan dia sampaikan kepada rekan-rekan JCH lainnya. Dengan begitu akan banyak JCH yang bersama-sama berangkat ke Batam dengan menggunakan jalur laut.

‘’Nanti akan saya sampaikan kepada teman-teman lain. Saya yakin banyak kawan-kawan yang sepakat dengan hal itu,’’ katanya optimis.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Inhil, H Azhari MA saat dikonfirmasi mengenai biaya lokal haji mengaku semua itu sudah menjadi keputusan.

Apalagi sudah di SK-kan oleh Bupati Inhil. Dengan demikian mengingat waktu yang semakin mepet keputusan tersebut harus dijalankan dan didukung.

‘’SK-nya saja sudah diserahkan ke bank yang ditunjuk. Bahkan sudah banyak di antara JCH yang melunasi administrasi lokal itu,’’ ungkap Azhari.

Batas pembayaran biaya lokal haji menurut Azhari sudah tidak  terlalu lama. Apalagi ditambah dengan banyaknya jadwal libur Idul Fitri seperti yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yakni pada tanggal 5-7 Agustus.

Sementara batas pembayaran hanya sampai tanggal 2 Agustus mendatang. (riaupos.co/ard)



Foto: Ilustrasi/Internet
iklan dibawah berita dekstop