Penembakan di Masjid Coreng Selandia Baru Sebagai Negara Paling Aman

Sabtu, 16 Maret 2019

INHILKLIK.COM - Aksi terorisme penembakan di 2 masjid di Selandia Baru bikin dunia berduka. Untuk Selandia Baru sendiri, ini mencoreng gelar negara paling aman mereka.

Terjadi penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru. Harian New Zealand Herald melaporkan pelaku adalah seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrem kanan yang anti-Islam dan anti-imigran.

Seorang saksi mata yang diwawancara TVNZ mengatakan seorang pria memasuki Masjid Al Noor dengan menenteng pistol pada pukul 13.45 waktu setempat. Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas

Dalam catatan detikcom, Jumat (15/3/2019) sejatinya Selandia Baru selalu masuk daftar negara paling aman di dunia. Tahun 2017 kemarin misalnya, Selandia Baru masuk 10 besar negara paling aman di dunia bahkan peringkat kedua versi Global Peace Index dari badan riset dan organisasi kedamaian, Vision of Humanity.

Tahun 2015, suatu organisasi internasional Institute for Economics and Peace (IEP) menyematkan Selandia Baru nomor 4 sebagai negara teraman di dunia. Penilaian yang dilakukan dilihat dari faktor tingkat kriminalitas, kasus teroris, impor senjata, teror politik sampai tingkat hunian penjara. Totalnya, terdapat 23 indikator yang dinilai.

Bukan cuma negara paling aman, Selandia Baru juga sering masuk daftar negara paling bahagia di dunia versi World Happiness Report dari PBB. Tahun 2017, Selandia Baru ada di peringkat 8. Sedangkan Indonesia sendiri, ada di peringkat 81 dari 155 negara.

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengecam keras penembakan brutal di dua masjid yang ada di Christchurch. Dengan tegas, PM Adern menyebut penembakan brutal ini sebagai serangan teroris. 

"Kami meyakini 40 orang kehilangan nyawa mereka dalam aksi kekerasan ekstrem ini," ucap PM Ardern dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters, Jumat (15/3/2019). 

Kini, Selandia Baru meingkatkan keamanan. Turis yang datang pun diminta untuk waspada, beberapa negara seperti Inggris dan AS pun sudah mengeluarkan Travel Advice. (detik)