Baru Bebas Dipenjara, Yuli Tewas Dibantai 3 Adik Beradik ini

Ahad, 10 September 2017 - 20:38:07 WIB
Baru Bebas Dipenjara, Yuli Tewas Dibantai 3 Adik Beradik ini Warta Kota/Feryanto Hadi

INHILKLIK.COM, SUMSEL - Yusuf, satu dari tiga pelaku pembunuhan Yuli, warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir Sumatera Selatan, ditangkap aparat Polsek Tanjungraja Ogan Ilir.

Yusuf ditangkap saat hendak bersiap melarikan diri dua jam seusai melakukan aksinya. Dari tangan Yusuf, polisi mengamankan sepotong kayu, sebilah parang, dan 2 buah pisau yang digunakan untuk membunuh.

Sedangkan dua pelaku lain yang masih saudara Yusuf, Arpani dan Asbana berhasil kabur.

Kasus pembunuhan berlangsung Kamis (7/9/2017) sekitar pukul 21.00, tak jauh dari rumah Yusuf.

Kapolsek Tanjungraja AKP Arfanol Amri mengatakan, Yusuf dan dua saudaranya sudah merencanakan pembunuhan tersebut.

Mereka ingin balas dendam pada Yuli yang telah membunuh ayah mereka 2011 silam. Atas perbuatannya, Yuli dipenjara dan baru keluar lima bulan lalu.

Arfanol menjelaskan, kejadian bermula saat Yuli baru pulang main biliar mengendarai sepeda motor.

Saat melintasi kawasan rumah pelaku, Yusuf dan dua saudaranya langsung memukul kepala Yuli dengan kayu yang sudah disiapkan. Korban pun jatuh terkapar.

“Saat Yuli jatuh, Yusuf kembali memukul kepalanya berulang kali dengan kayu. Arpani dan Asbana yang ada di sana lalu mendekat dan langsung menghujami tubuh Yuli dengan pisau hingga mengalami 21 luka tusukan hingga mengalami luka parah,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari tribunnews.com Jumat (8/9/2017).

Seusai menikam Yuli, ketiga kakak beradik itu kabur. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa Yuli ke puskesmas namun nyawa Yuli tak tertolong.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Yusuf di rumah keluarganya saat hendak melarikan diri dengan membonceng keluarganya.

“Yusuf kita tangkap sesaat ketika hendak melarikan diri dengan membonceng keluarganya,” tutur Arfanol.

Atas perbuatanya Yusuf dikenakan pasal 340 dengan ancaman maksimal hukuman mati.

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:20:22 WIB

Divonis 5 Bulan Penjara, Tiga WNA Pelaku Pencabulan Anak di Pekanbaru Sumringah

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Tiga warga negara asing (WNA) asal Malaysia, terdakwa pencabulan anak dib

Jumat, 27 Juli 2018 - 23:44:00 WIB

Rumah di Jalan Uka Pekanbaru Ini Jadi Sasaran Pembakaran OTK, Penghuninya Diancam Pakai Parang

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Sebuah rumah bercat hijau di Perumahan Bumi Garuda Sakti Jalan Uka Kelura

Senin, 02 Juli 2018 - 23:40:21 WIB

Simpatisan ISIS Terlibat Pembunuhan di Pekanbaru ini Dikenal Tertutup

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Yudasril, Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, P

Jumat, 08 Juni 2018 - 21:37:59 WIB

10 Fakta Pembunuhan Lailatul Nadiroh: Punya 2 Suami, Baru Sebulan Dinikahi Pengusaha

INHILKLIK.COM, DENPASAR - Pembunuhan Lailatul Nadiroh (44) membuat geger warga Jalan Sedap Malam Gan

Jumat, 01 Juni 2018 - 22:11:56 WIB

Astaga! Pada Paket Ditulis Berisi Kain, Setelah dicek Keamanan Bandara SSK II Pekanbaru Ternyata Ditemukan 31,3 Kilogram...

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Pihak Keamanan (Avsec) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II

Kamis, 24 Mei 2018 - 23:40:23 WIB

Modus Baru Penyelundupan Narkoba Diungkap Polda Riau, 29 Kg Sabu dan 40.000 Ekstasi Diletakkan di sini

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kepolisian Daerah Riau mengungkap modus baru pengiriman puluhan kilogram sa