PN Siak Vonis Mati Pemilik 40 Kg Sabu

Jumat, 15 Desember 2017 - 07:13:57 WIB
PN Siak Vonis Mati Pemilik 40 Kg Sabu

SIAK SRI INDRAPURA - Dua terdakwa, Zulfadli dan Aldino, terdakwa kasus narkotika yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Siak, Riau, divonis hukuman mati karena kepemilikan sabu-sabu seberat 40 kilogram serta 160 ribu butir pil ekstasi.

Hukuman mati tersebut diputuskan majelis hakim PN Siak yang dipimpin oleh Hakim Ketua Bangun Sagita Rambey SH MH, hakim anggota Hj Yuanita Tarid SH MH dan Selo Tantular SH di ruang sidang pengadilan setempat, Rabu (13/12/2017).

Jaksa penuntut umum kasus ini adalah Tiyan Andesta, SH MH Kasi Pidum Kejari Siak Juprizal menyatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah bersalah dengan membawa sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi dengan dua mobil secara terpisah.

Vonis mati tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang disampaikan pada persidangan sebelumnya di Pengadilan Negeri Siak.

"Vonis hukuman mati sudah sepantasnya diberikan kepada kedua terdakwa, sebab mereka membawa barang haram itu secara terpisah mengunakan mobil Honda Jazz (20 kg) dan Kijang Inova (20 kg) terbukti dan juga diakui mereka saat di persidangan," ujarnya.

Zulfadli dan Aldino terbukti dan mengakui telah membawa (menjadi kurir) 40 Kg sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi dan happy five yang diletakkan dalam dua mobil terpisah. Barang tersebut berasal dari Malaysia.

Sebelumnya, ZF dengan barang bukti 20 kg dan 150 ribu butir pil ekstasi. Sedangkan AC dengan 20 kg dan 10 ribu butir pil ekstasi.

Keduanya ditangkap di lokasi berbeda tak jauh di Kabupaten Siak pada 8 April 2017 oleh Direktorat Reserse Narkotik dan Obat-Obatan Terlarang Kepolisian Daerah Riau.

Tim menyita mobilnya lalu berkembang kepada tersangka pemilik narkotika tersebut berinisial EJ, warga Kabupaten Bengkalis yang ternyata sudah enam sampai tujuh kali beraksi dengan jalur dari Malaysia.

Jaksa di Kejaksaan Negeri Bengkalis juga menuntut Heri Kusnadi alias Eri Jack dengan hukuman mati. Tuntutan itu diberikan setelah Jaksa meyakini terdakwa sebagai bandar narkoba jenis sabu dengan berat 40 kilogram dan 160 ribu pil ekstasi. (Yan/senuju)

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis, 06 September 2018 - 23:52:14 WIB

Beberkan Data Daerah Pencetak PNS Koruptor, KPK Sebut Pekanbaru Paling Parah

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan data Pegawai Negeri Sipil

Senin, 13 Agustus 2018 - 23:33:12 WIB

PARAH... Oknum PNS Kemenag Setubuhi Anak Tirinya Selama Enam Tahun

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang oknum pegawai negeri sipil di Kantor Kementrian Agama dilaporkan ol

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:25:57 WIB

Maling Sepeda Motor, Seorang PNS di Inhil Dibekuk Polisi

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Nama baik Pemerintah Kabupaten Inhil tercoreng akibat ulah memalukan sal

Ahad, 05 Agustus 2018 - 00:02:39 WIB

WADAW!!! Bukannya Kerja, Dua PNS Malah Pergi Kuda-kudaan ke Kos

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bukannya menjalankan tugas saat jam kerja berlangsung. Dua oknum pegawai ne

Selasa, 10 Juli 2018 - 22:20:36 WIB

Gelapkan JKN Rp 191 Juta, PNS Kecamatan di Aceh Ditangkap

INHILKLIK.COM, LHOKSUMAWE - PNS Puskesmas di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, diciduk poli

Jumat, 01 Juni 2018 - 22:13:28 WIB

Tetangga Curiga, Ada Aroma Menyengat dari Rumah Pensiunan PNS di Marpoyan Damai, Ternyata Berasal...

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Pria bernama Abdul Rahman ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumahny