Begini Kronologis Pelajar SMP Itu Disetubuhi Hingga Tewas Versi Polisi

Rabu, 24 Januari 2018 - 15:55:39 WIB
Begini Kronologis Pelajar SMP Itu Disetubuhi Hingga Tewas Versi Polisi

INHILKLIK.COM, DENPASAR - Pemuda bernama Gung De Wiradana (25), kini harus mempertanggungjawabkan aksinya menyetubuhi LGDS (14), hingga meninggal dunia pada Minggu (21/1) pukul 15.30.

Wiradana resmi ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Tabanan setelah mencabuli LGDS, yang masih duduk di bangku kelas VIII (kelas 2) SMP sebanyak tiga kali di kamar kosnya di Jalan Debes Gang. VI No.7, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan.

Penetapan tersangka terhadap Gung De Wiradana setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan hasil olah kejadian perkara.

“Status terlapor sudah resmi tersangka,” ujar Kasubbag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa kemarin seperti dimuat RadarBali.

Menurut Iptu Ipo – sapaan akrabnya, kejadian tragis yang menimpa korban berawal dari perkenalan korban dengan pelaku via Blackberry Messenger (BBM) 29 Desember 2017 lalu.
 

Belum genap sebulan kenalan keduanya beberapa kali ketemuan. Hingga akhirnya pada 21 Januari 2018, mereka ketemuan di daerah Waterfall Singsing Angin, Desa Apit Yeh, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

Selanjutnya, pukul 13.30 korban diajak oleh tersangka  ke tempat kos di Jalan Debes Gang IV Nomor C7, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Kabupaten Tabanan.

Sampai di kamar kos mungil itu korban dan tersangka ngobrol sambil nonton televisi. Obrolan tersebut berlanjut pada persetubuhan.

Tersangka menyetubuhi korban sebanyak tiga kali. Pada saat melakukan hubungan badan yang ketiga kali, korban mengeluarkan darah dari kelaminnya.

Selesai berhubungan badan ditinggal oleh tersangka ke kamar mandi. Balik dari kamar mandi tiba-tiba tersangka melihat korban sudah tidak sadarkan diri, lalu dibawa ke rumah sakit pukul 15.30.

Sampai di RSUD Tabanan diterima oleh dr. Sintia. Sayangnya, setelah diperiksa dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.

 

“Ciri-ciri korban saat tiba di rumah sakit ada pendarahan di kelamin, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kulit-kulit lebam. Diperkirakan korban sudah meninggal diatas 30 menit, di bawah 2 jam,” papar Ipo.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti celana dalam, handuk, HP, kasur spon, sepeda motor Vario Nopol DK-8064-GO dan STNK sepeda motor Nopol DK-8064-GO.

 

Sumber: riausky

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat, 25 Mei 2018 - 22:14:18 WIB

Siswa SMP Aniaya Kakak Kandung Hingga Tewas, Begini Kesaksian Warga

INHILKLIK.COM, KARAWANG - Seorang siswa SMP aniaya kakak kandung hingga tewas. Korban yang masih dud

Sabtu, 12 Mei 2018 - 23:54:05 WIB

Begini Pengakuan Jo, Karyawan Minimarket yang Duel Berdarah Saat Hendak Merampok Sopir Grabcar

INHILKLIK.COM, MEDAN - JH (24) alias Jo, babak belur dihakimi warga usai tertangkap ketika akan mera

Kamis, 10 Mei 2018 - 21:52:02 WIB

Selama 40 Jam, Napi Teroris Merakit Bom di Mako Brimob, Begini Caranya Dapat Bahan-bahan

INHILKLIK.COM, DEPOK - Wakapolri Komjen Syafruddin mengungkapkan para tahanan teroris diduga melakuk

Senin, 23 April 2018 - 23:57:28 WIB

Mucikari Ini Tawarkan ABG ke Polisi, Begini Akibatnya

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang muncikari bernisial PL alias Lagut alias Mak Cong, 25, asal Tapanul

Ahad, 15 April 2018 - 23:09:07 WIB

Oknum Polisi Terkapar Dihajar Preman di Kampung Kubur, Begini Kejadiannya

INHILKLIK.COM, MEDAN - Seorang oknum anggota polisi, Bripka Eric Tambunan, dipukuli oleh sekelompok

Kamis, 01 Maret 2018 - 23:31:01 WIB

Nekat Bener! Palak Kapolsek, Begini Nasib 3 Pria ini

INHILKLIK.COM, SUMSEL - Tiga pria di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), ini tergolong pemberani d