Selingkuhi Istri Orang, Sopir Travel Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kebun Jagung

Selasa, 06 Maret 2018 - 01:14:57 WIB
Selingkuhi Istri Orang, Sopir Travel Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kebun Jagung

INHILKLIK.COM, LAMPUNG - Masih ingat dengan penemuan mayat di kebun jagung pada Jumat, 19 Januari 2018 lalu? Petugas Satuan Reserse Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap kasus tersebut. Polisi sudah menangkap tersangka pembunuhan terhadap Syamin (48), warga Desa Merak Belantung, Kalianda. Dia adalah S (42), yang tak lain adalah tetangga korban.

S diamankan polisi pada Kamis, 1 Maret 2018 lalu di Desa Muara Merang, Kecamatan Banyulincir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Benar pelaku sudah diamankan oleh Tekab 308 Polres Lampung Selatan di tempat persembunyiannya,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan, Minggu, 4 Maret 2018 seperti dimuat Tribun.

Saat ini, lanjut mantan Kapolres Pesawaran itu, tersangka masih menjalani pemeriksaan. Berdasar pengakuannya, tersangka nekat menghabisi nyawa sopir travel itu dengan tuduhan berselingkuh dengan istrinya.

Saat itu, kata Syarhan, tersangka menangkap basah korban sedang berduaan bersama istrinya. Tersangka pun gelap mata dan menyerang korban hingga tewas.

Warga Dusun Kenjuru, Desa Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria, Jumat, 19 Januari 2018 pagi.

Pria yang diketahui berinisial Sy (48) itu ditemukan warga di sebuah kebun jagung.

Mayat itu kali pertama ditemukan oleh Mansur, si pemilik kebun. Saat itu Mansur sedang menyulam tanaman jagungnya.

Saat ditemukan, kondisi mayat dalam posisi tertelungkup tanpa baju. Diduga, korban meninggal karena dibunuh. Pasalnya, di lokasi ditemukan bercak darah.

sumber: riausky

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat, 26 Januari 2018 - 15:02:10 WIB

Diduga Selingkuhi Istri Orang, Sirin Tewas Dianiaya Tetangga Pakai Bambu Runcing

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Diduga berlatarbelakang asmara, seorang pria dianiaya oleh sejumlah tenagan