Polisi Ungkap Pergerakan Grup WhatsApp Jaringan Teroris di Riau

Rabu, 13 Juni 2018 - 23:47:37 WIB
Polisi Ungkap Pergerakan Grup WhatsApp Jaringan Teroris di Riau Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 21 Mei 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kepolisian RI mengendus adanya pergerakan dalam grup WhatsApp berjudul "Belajar Agama dengan Membaca" buatan MNZ atau Zamzam, terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau. Pemantauan dilakukan untuk mencegah aksi teror lanjutan.

"Kami sudah tahu, tekniknya kan sudah canggih. Kenapa kami bisa lakukan penindakan itu, agar ada pencegahan," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Juni 2018.

Dari hasil pemeriksaan sementara, MNZ, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diketahui belajar merakit bom dari sosial media. Namun, kata Setyo, kepolisian juga sedang menyelidiki adanya kemungkinan penggunaan media lain yang digunakan MNZ untuk belajar merakit bom.

MNZ atau Zamzam ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror bersama dua orang terduga teroris lainnya di Gelanggang Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 2 bom pipa yang sudah jadi, 2 busur, dan 8 anak panah, 1 senapan angin, 1 video dari ISIS, serta beberapa buku yang berisi teknik merakit bom dan teknik pertahanan diri.

Zamzam ditangkap bersama dua rekannya, yakni Rio Bima Wijaya dan Orandi Saputra. Ketiganya sudah diketahui tengah menyiapkan bahan peledak dan merakit bom. "Mereka juga sudah menentukan target sasaran di mana bom rakitannya mau diledakkan," kata Setyo.

Ketiga terduga teroris berencana melakukan aksi peledakan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Riau dan DPR RI. Zamzam sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan Rio Bima dan Orandi hingga kini masih diperiksa sebagai saksi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kepolisian menyebut MNZ berhubungan dengan Z, terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau dengan Pak Ngah, pentolan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang menyerang Markas Kepolisian Daerah Riau Riau beberapa waktu lalu.

 

Sumber: tempo.co

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu, 16 Januari 2019 - 22:13:56 WIB

Terlibat Perampokan, Aktris Cantik Ini Dibekuk Polisi

INHILKLIK.COM, AUSTRALIA - Rabu pagi, 16 Januari 2019. Tiara Cool (34), tak berkutik saat dia didata

Rabu, 16 Januari 2019 - 22:11:25 WIB

Bobol ATM, Seorang Pemuda Dibekuk Polisi

INHILKLIK.COM, BONE - Muhammad Suaif (24), warga Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat,

Jumat, 11 Januari 2019 - 23:06:20 WIB

Pria yang Ditangkap Polisi Ternyata Bukan Pembunuh Andriana Noven

INHILKLIK.COM, BOGOR - Pria berinisial S yang ditangkap petugas Polresta Bogor Kota di Bandung, Rabu

Kamis, 10 Januari 2019 - 23:38:21 WIB

Postingan Ini Jadi Petunjuk Polisi Tangkap Pembunuh Andriana Noven

INHILKLIK.COM, BOGOR - Tersangka pelaku penikaman Andriana Yubelia Noven Cahya (18) kabarnya sudah d

Ahad, 06 Januari 2019 - 23:48:49 WIB

Hasil Pengembangan, Polisi Kembali Bekuk Seorang Penikmat Sabu

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Tidak merasa puas dengan keberhasilan pertama, dalam waktu satu hari, ke

Senin, 17 Desember 2018 - 23:50:24 WIB

Tak Segan-segan Lukai Korbannya, Dua Begal Dibekuk Polisi

INHILKLIK.COM, GOWA - Dua pelaku begal di wilayah hukum Polres Gowa, RI dan PI masing-masing berumur