Tak Diterima di SMP Negeri, Puluhan Orang Tua Siswa Segel Pagar Sekolah

Senin, 09 Juli 2018 - 23:50:41 WIB
Tak Diterima di SMP Negeri, Puluhan Orang Tua Siswa Segel Pagar Sekolah Puluhan orang tua siswa yang anaknya tidak diterima masuk SMP negeri, lakukan aksi protes dan menyegel pintu gerbang sekolah SMPN 23 Kota Tangerang, Senin (9/7/2018).

INHILKLIK.COM, TANGERANG - Puluhan orang tua siswa yang anaknya tidak diterima masuk SMP negeri, lakukan aksi protes dan menyegel pintu gerbang sekolah SMPN 23 Kota Tangerang, Senin (9/7/2018). Aksi tersebut membuat Kepala Dinas Pendidikan dan ratusan orang tua siswa yang dinyatakan lulus ujian masuk atau PPDB tidak bisa keluar sekolah.

Puluhan warga yang demo tersebut adalah warga setempat atau dari RW 04 Kelurahan Panunggangan Utara. Mereka menahan Kepala Dinas Pendidikan Abduh Surahman beserta jajaran di SMPN 23 Panunggangan Utara.

Permintaan mereka adalah meminta agar difasilitasi menjadi siswa di sekolah tersebut. Kepala Dinas yang akan kembali ke kantornya usai mediasi dengan warga setempat berdebat dengan beberapa warga agar permintaannya dikabulkan.

Abduh pun kembali lagi ke dalam sekolah sebab warga menghalangi gerbang dan mengikatnya dengan lakban. Abduh menegaskan kepada warga bahwa dirinya tetap mengacu kepada aturan dan sistem yang berjalan, dia tidak bisa asal memasukkan siswa di luar sistem dan aturan yang ada.

"Garis tegasnya kita tetap pada aturan main jadi tidak ada yang bisa kita akomodir," ujar Abduh.

Meski begitu, dia pun akan melaporkan hasil pertemuan kepada wali kota. "Kami menawarkan solusi kepada warga agar masuk ke sekolah swasta terlebih dahulu selama satu taun, kemudian pindah. Namun melalui mekanisme mutasi bukan sistem PPDB,"tutur Abduh.

Sebab, di sekolah swasta berada di Kota Tangerang, terdapat program pemkot 'Tangerang Cerdas' yang dapat membantu BOP siswa. Bahkan iuran sekolah bulanannya pun ada yang digratiskan kepada siswa, alias dibayarkan oleh pemkot.

"Itu sebagai sebuah solusi agar sistem PPDB ini tidak rusak," kata Abduh.

Namun, solusi tersebut tidak diterima orang tua siswa yang mayoritas tinggal di belakang sekolah tersebut. Menurut Samnah, salah satu warga RW 04, dia menginginkan anaknya masuk sekolah tersebut lantaran anaknya tidak perlu naik angkutan umum untuk bersekolah.

"Nantinya banyak biaya lain-lain lagi yang harus dikeluarkan. Ya transport, seragam,dan biaya yang seharusnya gratis di negeri jadi bayar di swasta," tuturnya.

Panjat Pagar

Akibat aksi protes tersebut, sejumlah orang tua dan calon siswa yang tengah daftar ulang, harus memanjat pagar untuk keluar dari sekolah tersebut. Sebab hingga saat ini, protes tersebut masih terus berjalan.

"Masa mau sampai sore di sini, mau enggak mau. Untung dipegangin anak saya," ujar Sumi, salah satu orang tua siswa.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Abduh Surahman, masih berada di dalam sekolah tersebut.

(Liputan6.com)

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis, 12 September 2019 - 23:46:16 WIB

Kabut Asap Tak Kunjung Ilang, Ratusan Mahasiswa FISIP UNRI Sruduk Kantor Gubernur Riau

PEKANBARU - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sos

Jumat, 26 Juli 2019 - 22:57:19 WIB

Potret Kondisi Truk Sampah Ini Bikin Hidung Ngilu. Rusak Tak Terawat!

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Berkendara di belakang truk sampah memang bukanlah pengalaman yang men

Rabu, 24 Juli 2019 - 21:52:57 WIB

Tak Terkalahkan 13 Kali Naik Ring, Petinju Ini Langsung Tewas Usai Duel Terakhir

INHILKLIK.COM, RUSIA - Petinju Rusia Maxim Dadashev mengalami nasib tragis usai melakoni pertar

Senin, 22 Juli 2019 - 22:08:17 WIB

Alami Kebotakan Aneh, Isi Perut Bocah Ini Bikin Terbelalak

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bocah perempuan 9 tahun asal Harbin, Heilongjiang, China ini menderita

Ahad, 21 Juli 2019 - 22:48:21 WIB

Lahir Tak Normal, Anak Sapi ini Berkepala Dua, Bermata Empat, dan Bertelinga Dua

INHILKLIK.COM, JAWA TENGAH - Di Grobogan, Jateng, seekor anak sapi atau pedhet terlahir dengan

Jumat, 19 Juli 2019 - 23:39:39 WIB

Buset! Takut Telat ke Kantor, Wanita Ini Tahan Kereta Api dengan Kakinya

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Terkadang, orang melakukan hal yang paling berbahaya di saat putus asa