Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut, Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Staf Disidang

Selasa, 07 Agustus 2018 - 13:37:41 WIB
Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut, Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Staf Disidang Ilustrasi (Google)

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Noviar Indra Putra Nasution, mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, serta dua orang bawahannya Suherlina dan Widawati, dalam waktu dekat diadili di pengadilan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Ketiga pegawai negeri sipil Pemko Dumai ini diadili atas perkara korupsi penyelewengan dana tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai tahun anggaran 2014 lalu.

Perkara korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 219 juta, sidangnya diagendakan pekan depan.

" Meski belum ditetapkan jadwal persidangannya, Namun digantikan sidang perkara korupsi dana tanggap darurat BPBD Kota Dumai ini disidangkan pekan depan," Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Pekanbaru, Denni Sembiring, kepada riauterkini.com, Selasa (7/8/18) siang.

Dikatakan Deni, berdasarkan dakwaan jaksa. Ketiga terdakwa, Noviari Indra Putra Nasution, serta Widiawati, Bendahara dan Suherlina, selaku Sekretaris didakwa telah melakukan penyelewengan dana bantuan tanggap darurat pemadaman kebakaran hutan dan lahan dari BPBD Pusat untuk penanggulangan berencana di BPBD Dumai, saat terjadinya kebakaran lahan dan hutan tahun 2014.

Dimana, dana bantuan tersebut dipergunakan untuk kegiatan membeli masker, makanan minuman dan honor sebesar Rp750 juta. Namun, saat dicek ternyata anggaran belanja tidak sesuai.

Hasil penyelidikan, penyaluran anggaran yang terbagi dua tahap, yakni Rp150 juta tahap pertama dan sisanya di tahap kedua. Disinyalir adanya penyimpangan. Berdasarkan hasil audit, ditemukan kerugian negara sebesar Rp219 juta.

Atas perbuatannya, ketiga terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal (3), jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.(*)

 

Sumber: Riauterkini.com

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu, 30 Januari 2019 - 23:47:31 WIB

Kejati Riau Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Embung di Tenayan Raya

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau saat ini tengah mengusut d

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:17:19 WIB

Terlibat Korupsi, 393 PNS Dipecat

INHILKLIK.COM - Sebanyak 393 pegawai negeri sipil (PNS) diberhentikan tidak dengan hormat karena ter

Rabu, 09 Januari 2019 - 23:00:45 WIB

Berkas tersangka Korupsi Drainase Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Berkas lima tersangka dugaan korupsi pembangunan drainase Paket A Jalan S

Rabu, 26 Desember 2018 - 23:44:36 WIB

Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Drainase Paket A di Pekanbaru akan Disidang

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Lima tersangka dugaan korupsi pembangunan Drainase Paket A, di Pekanbaru

Ahad, 18 November 2018 - 23:46:55 WIB

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Dipakai untuk ‘Amankan’ Kasus Korupsi Istrinya

INHILKLIK.COM, JAKARTA – Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu resmi ditetapkan sebagai t

Senin, 12 November 2018 - 20:50:19 WIB

Kalah Praperadilan Dugaan Korupsi Pipa di Inhil, Polda Riau Ulang Penyelidikan

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Salah satu dari tersangka dugaan korupsi pipa transmisi Tembilahan, Kabup