Sandiaga Uno Bantah Pernah Akui Beri Mahar Rp 1 Trilun ke PAN dan PKS

Ahad, 12 Agustus 2018 - 23:43:55 WIB
Sandiaga Uno Bantah Pernah Akui Beri Mahar Rp 1 Trilun ke PAN dan PKS

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bakal Cawapres Sandiaga Uno membantah adanya pemberian mahar atau dana sebesar 1 triliun untuk memuluskannya duduk jadi pendamping Prabowo di Pilpres 2019.

Sandiaga mengatakan, saat ini tidak ada hal yang ditutup-tutupi. Apalagi undang-undang jelas melarang soal mahar politik.

"Sebetulnya kita bisa pastikan itu tidak betul yang disampaikan. Tidak benar itu mahar karena semuanya harus sesuai dengan undang-undang kita ini sekarang kan harus pastikan tidak bisa lagi ada hanky panky (tipu-tipu atau culas) dalam politik," kata Sandiaga di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8/2018).

Sandiaga pun membantah adanya pemberitaan yang menyebut kalau dirinya mengakui adanya dana sebesar Rp 1 triliun yang diberikan kepada PAN dan PKS.

"Saya enggak pernah ngomong gitu. Tapi, saya bilang, sudahlah ini kan Pilpres yang mempersatukan. Let's be friends, let's unite," kata Sandiaga Uno.

Tak Mau Main Belakang
Sandiaga mengaku tidak mau bermain belakang dan membohongi publik. Tapi meski begitu, dia dia tak menampik sebagai bakal cawapres, dirinya juga menyiapkan dana kampanye yang besar untuk bertarung melawan Jokowi.

"Masyarakat marah kalo ada hanky panky, masyarakat merasa dibohongi. Nggak bisa lagi gitu terbuka aja saya bilang ini ada biaya kampanye, saya bersedia menyediakan sebagian dari dana kampanye dan ada juga bantuan kepada partai yang mengusung, itu yang jadi komitmen kita," beber dia.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief menyebut adanya politik transaksional yang melibatkan Sandiaga, Gerindra, PAN, dan PKS.

Andi menyebut dalam akun Twitter-nya, Sandiaga memberikan Rp 500 miliar masing-masing untuk PKS dan PAN agar mau mencalonkan dirinya sebagai cawapres bagi Prabowo.

Baik PAN, PKS, maupun Partai Gerindra telah memberi klarifikasi dan membantah tuduhan tersebut. bahkan tak hanya itu, dari pihak PKS dan PAN berencana melaporkan Andi Arif ke polisi atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. (liputan6)

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin, 25 Februari 2019 - 23:40:00 WIB

Sandiaga Dipolisikan soal Nelayan Najib, 2 Saksi Diperiksa

INHILKLIK.COM, KARAWANG - Polisi menyelidiki kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks oleh C

Ahad, 17 Februari 2019 - 20:32:42 WIB

Sandiaga Uno: Debat Ini Bukan Menang-menangan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno turut hadir di lokasi debat calon preside

Ahad, 16 Desember 2018 - 22:37:57 WIB

Ditawari Banyak Bantuan Kampanye, Sandiaga Anggap Isyarat Perubahan

INHILKLIK.COM, JAKARTA -  Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno menyapa lag

Senin, 12 November 2018 - 21:25:59 WIB

Kunjungi Pasar di Pekanbaru, Sandiaga Uno Janji akan Stabilkan Harga Komoditi

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Senin (12/11/2018) pagi Sandiaga Salahuddin Uno mendarat di Bandara

Selasa, 30 Oktober 2018 - 22:56:49 WIB

Didatangi Sandiaga, Aa Gym: Saya Bukan Jurkam Manapun

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, bertemu dengan Aa Gym di

Kamis, 25 Oktober 2018 - 23:59:56 WIB

Kalahkan Sandiaga, Jokowi Dianggap Berpenampilan Paling Menarik

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Survei yang digelar oleh Populi Center mendapati calon Presiden Joko Widodo