HM Wardan Temui Prof Wisnu Gardjito, Apa yang Mereka Bahas?

Ahad, 26 Agustus 2018 - 23:41:40 WIB
HM Wardan Temui Prof Wisnu Gardjito, Apa yang Mereka Bahas?

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyambangi kediaman ahli kelapa dunia, Prof Wisnu Gardjito sebagai bagian dari upaya menemukan solusi persoalan fluktuasi harga kelapa, Sabtu (25/8/2018), di Depok.

Pertemuan antara Bupati Inhil, HM Wardan dengan Prof Wisnu Gardjito dilakukan dalam rangka pemaparan tentang tata cara kerja sama pengolahan kelapa terpadu dengan model Petik - Olah - Jual - Untung (Pelaju).

Pemaparan tersebut, spesifik berkutat di seputar persoalan pengolahan kelapa sampai ke penyediaan pasar 1600 produk turunan kelapa karya Prof Wisnu. Pemaparan disertai juga dengan estimasi biaya yang efisien guna meningkatkan nilai jual kelapa.

Bupati Inhil, HM Wardan mengaku senang setelah mendengarkan pemaparan dari Prof Wisnu. Dia mengatakan, keinginannya untuk 'menduniakan' kelapa Kabupaten Inhil kian besar.

"Saya semakin optimistis terhadap penyelesaian permasalahan fluktuasi harga kelapa dengan hadirnya Prof Wisnu di tengah - tengah masyarakat petani kelapa kita," ujar Bupati.

Untuk lebih serius dan fokus dalam upaya mencari solusi atas kebuntuan persoalan fluktuasi harga kelapa, dikatakan Bupati, rencananya Prof Wisnu untuk sementara akan tinggal di Kabupaten Inhil.

Atas hal tersebut, Bupati berjanji untuk menyediakan akomodasi, seperti tempat tinggal dan keperluan lainnya bagi Prof Wisnu Gardjito.

Sekda Inhil, H Said Syarifuddin yang turut hadir kala itu, mengucapkan terima kasih kepada Prof Wisnu Gardjito yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi tercapainya stabilitas harga kelapa di Kabupaten Inhil. 

Dia mengaku begitu antusias mendengar rencana Prof Wisnu Gardjito yang akan tinggal di Inhil dalam upaya penyelesaian persoalan fluktuasi harga kelapa.

"Namun, untuk jangka pendek, yang begitu Saya harapkan, Pemkab Inhil bersama Prof Wisnu dapat menemukan solusi terkait harga kelapa yang turun drastis saat ini," tukas Sekda.

Usai pemaparan, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil bersama Prof Wisnu Gardjito menandatangani Nota Kesepahaman tentang kerjasama pengolahan kelapa terpadu dengan model Petik - Olah - Jual - Untung (Pelaju).

Menurut Prof Wisnu Gardjito selaku Direktur PT Improvement Institute, pengolahan dan pemasaran produk turunan kelapa secara besar - besaran akan mampu mengatasi permasalahan harga jual kelapa yang fluktuatif di tataran petani karena meningkatnya permintaan melalui pola pemberdayaan masyarakat.

"Tentunya konsep yang kita tawarkan adalah melalui pendirian koperasi yang dikelola langsung oleh masyarakat," ungkapnya.

Turut hadir pada pertemuan itu, sejumlah pejabat eselon II dan III yang terkait dalam penanganan kelapa secara terpadu dan terintegrasi antar perangkat daerah. (adv)

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu, 14 November 2018 - 23:53:58 WIB

Jumpa Jokowi, HM Wardan Serahkan Proposal Permohonan Bantuan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan diundang bertemu Presiden Republik Indone

Rabu, 14 November 2018 - 23:19:55 WIB

Bupati Inhil HM Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri rapat koordinasi nasional Eval

Selasa, 23 Oktober 2018 - 23:15:18 WIB

Bupati Inhil, HM Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan memimpin Rapat Koordinasi Pejabat Peme

Selasa, 23 Oktober 2018 - 23:14:37 WIB

HM Wardan Peringati HCTPS Sedunia Bersama Siswa SD di Tembilahan

INHILKLIK.COM, INDRAGIRI HILIR - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut memperingati Hari Cuci Tang

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 23:41:58 WIB

HM Wardan Lantik Enam Penjabat Kepala Desa Sekaligus

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan melantik 6 (Enam) Penjabat Kepala Desa

Jumat, 28 September 2018 - 23:09:19 WIB

Sumbang Banyak Hotspot di Riau, Ini Tanggapan HM Wardan

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Bupati Inhil, HM Wardan menanggapi soal banyaknya jumlah titik panas (ho