Syachrul Anto Tak Pernah Tinggalkan Salat di Laut Meski Kiblatnya Selalu Berubah

Sabtu, 03 November 2018 - 23:42:03 WIB
Syachrul Anto Tak Pernah Tinggalkan Salat di Laut Meski Kiblatnya Selalu Berubah

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Meninggalnya Syachrul Anto, penyelam dari Indonesian Diving Resque Team (IDRT) menyisakan duka mendalam bagi sesama penyelam yang turut melakukan evakuasi pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang.

Hendrata Yudha, seorang instruktur selam dari IDRT yang juga ikut mengevakuasi korban Lion Air PK-LQP bersama alamarhum shock saat mengetahui secepat itu Syahrul meninggalkan seluruh rekannya di tengah tugas kemanusiaan.

“Dia memang pahlawan, walau baru ketemu di Tanjung Priok dan tiga hari di kapal, kami jadi akrab dengan macam-macam obrolan dan cerita pengalaman operasi SAR,” ungkap Hendrata dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/11) dikutip inhilklik.com dari laman pojoksatu.id.

Foto: pojoksatu.id

Menurut dia, almarhum merupakan sosok yang taat ibadah. Sebagai seorang musim, almarhum tidak pernah meninggalkan salat lima waktu meskipun berada di tengah laut yang terkadang arah kiblatnya berubah-ubah.

“Ibadah salatnya tetap dijalankan dengan baik, walau arah kapal sering mengubah arah kiblat,” ungkapnya.

Sore itu, sambung Hendrata, ketika azan magrib menggema, tak lepas matanya memandang tubuh almarhum ketika operasi penyelamatan nyawanya berlangsung di geladak kapal Victory.

“Ruangan Chamber itu, tentunya tidak terlalu sempit menampung tubuh dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan hari demi hari membantu Basarnas mengevakuasi jenazah penumpang Lion Air,” kenangnya.

Hendrata yang waktu itu akhirnya mendapat info bahwa denyut nadi Syachrul Anto berhenti, langsung meneteskan air mata.

“Saya, Ibenk dan Syatiri, semua kru tertunduk lesu, astagfirullah, innalilahi wa inna ilaihi raji’un. Tuhan lebih sayang kepada Bang Anto, dia pergi ke jannah keabadian di tengah aktivitas yang dicintainyanya,” demikian Hendrata.


[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT