Rusia Bakal Bebaskan Hampir 100 Paus Orca dan Beluga dari 'Penjara'

Selasa, 09 April 2019 - 23:19:14 WIB
Rusia Bakal Bebaskan Hampir 100 Paus Orca dan Beluga dari 'Penjara'

INHILKLIK.COM, RUSIA - Rusia akan membebaskan semua ikan paus jenis orca dan beluga dari sebuah fasilitas penampungan, setelah kunjungan dua orang pelestari hewan laut dari Amerika Serikat (AS).

Hampir ke-100 ikan paus itu ditangkap untuk dijual ke berbagai akuarium di dunia, khususnya ke China di mana industri akuarium besar sedang meningkat. Namun sebelum dijual, paus-paus raksasa itu ditaruh dalam kolam-kolam kecil, yang oleh sebagian laporan pers disebut sebagai "penjara paus", yang terletak di Rusia bagian timur.

Kantor berita AFP, mengutip Gubernur Oleg Kozhemyako, melaporkan bahwa dia akan membebaskan ikan paus itu ke laut usai bertemu pelestari alam AS Jean-Michel Cousteau dan Charles Vinick yang berkunjung ke fasilitas itu pekan lalu.

Cousteau merupakan putra penjelajah laut terkenal Jacques Cousteau. Dia adalah pendiri Ocean Futures Society, sementara Charles Vinick adalah Kepala Suaka Ikan Paus yang mengusahakan pengembalian ikan-ikan paus ke alam bebas sejak lama.

Cousteau mengatakan, dolphinariums atau akuarium yang mempertunjukkan ikan paus sebaiknya tidak lagi menggunakan hewan hidup, dan hanya menggunakan film tiga dimensi untuk tujuan pendidikan dan hiburan.

Menurutnya, publik juga sebaiknya dianjurkan melihat hewan-hewan besar itu di habitat mereka yang sesungguhnya.

'Penjara ikan paus' itu menunjukkan betapa kurangnya peraturan di Rusia tentang penangkapan ikan paus, karena banyak perusahaan menggunakan izin penangkapan untuk tujuan pendidikan, namun kemudian menjual ikan paus itu ke akuarium-akuarium di banyak kota dunia, khususnya di China.

Dilaporkan Fox News, Selasa (9/4/2019), kondisi paus-paus itu menarik perhatian internasional, dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini dan melepaskan hewan-hewan itu.

Jaksa penuntut Rusia juga sudah mengajukan tuntutan pidana terhadap empat perusahaan yang 'memenjarakan' paus-paus tersebut.

Ikan paus sangat bernilai di pasar gelap, dan aktivis lingkungan setempat meyakini hewan itu ditangkap untuk dijual ke taman hiburan di Cina.

Rusia merupakan satu-satunya negara yang menangkap ikan paus orca untuk akuarium dan menjualnya dengan harga enam juta dolar per ekor.

Menurut kantor menteri lingkungan Rusia, pelepasan ikan-ikan paus itu akan dilakukan dalam musim panas ini. (Inews)

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis, 31 Januari 2019 - 22:36:09 WIB

Pesawat Rusia Diklaim Hendak Angkut Emas 20 Ton dari Venezuela

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang politisi oposisi Venezuela mengklaim ada sebuah pesawat jet misteri

Kamis, 31 Januari 2019 - 22:35:31 WIB

AS Bikin Bom Nuklir Baru, Begini Reaksi Rusia

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Pemerintah Rusia mengecam langkah Amerika Serikat (AS) yang sudah mulai mem

Jumat, 19 Oktober 2018 - 23:19:19 WIB

Putin Sesumbar Senjata Hipersonik Rusia Segera Dikerahkan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Presiden Vladimir Putin sesumbar senjata hipersonik terbaru Rusia segera di

Senin, 24 September 2018 - 23:10:47 WIB

Dituduh Jadi Mata-Mata, Pria Rusia Ditangkap

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang pria Rusia ditangkap di Norwegia karena diduga memata-matai seminar

Jumat, 21 September 2018 - 22:37:11 WIB

Beli Senjata Rusia, AS Jatuhkan Sanksi kepada China

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada China karena China membeli p

Ahad, 16 September 2018 - 23:33:12 WIB

Altar Suku Maya Berusia Ribuan Tahun Ditemukan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Sebuah altar Suku Maya berusia 1500 tahun ditemukan di sebuah situs arkeolo