Alat Penyedot Data Ponsel yang Ungkap Kasus Prostitusi Vanessa

Sabtu, 13 Juli 2019 - 23:44:03 WIB
Alat Penyedot Data Ponsel yang Ungkap Kasus Prostitusi Vanessa

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Aktris Vanessa Adzania alias Vanessa Angel, selamat dari jeratan prostitusi online. Tetapi dia tak lolos dari belitan Undang-undang ITE dan terbukti mendistribusikan foto asusila. Vanessa kini sudah keluar dari penjara setelah selesai menjalani masa hukuman lima bulan sejak Februari 2019 lalu.

Alat bukti yang dikumpulkan aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur di lokasi penggerebekan tidak jadi bukti utama pidana Vanessa, namun data percakapan di telepon genggamnya yang dijadikan dasar polisi menjerat aktris sinetron itu.

Dalam hal itu, peran Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian RI Cabang Surabaya sangat penting. Di labfor  data-data ponsel Vanessa disedot dengan alat canggih dan kemudian dianalisis penyidik. Nama alat itu ialah Cellebrite Ufed Touch.

"Cellebrite Ufed Touch ini buatan Inggris. Saya kurang tahu harganya, tapi bayar lisensinya setiap tahun ratusan juta," kata petugas Labfor Polri Surabaya, AKP Yuli Khrisna, ditemui di tenant pameran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 di lapangan Markas Kodam V/Brawijaya di Surabaya, Jawa Timur dikutip dari laman viva.co.id.

Celebrite Ufed Touch berbentuk kotak hitam sebesar buku tulis. Layar datar buka-tutup memenuhi bagian permukaan. Di samping layar, terdapat tombol-tombol kecil. Sementara di bagian samping, lubang-lubang kabel data dan lainnya.

"Ngambil datanya kita sambungkan dengan kabel data," kata anggota lain yang ikut menangani kasus Vanessa Angel, AKP Sandhi.

Singkat cerita, begitu telepon genggam tersambung dengan Cellebrite Ufed Touch, seluruh data ponsel akan disedot dan dipindah ke alat tersebut. Untuk sebuah pengungkapan kasus, data kemudian ditransfer ke laptop dan dianalisis oleh penyidik.

"Kasus Vanessa Angel juga begitu cara kerjanya," kata Sandhi.

Dia mengatakan, tidak ada data yang lolos dari sedotan Cellebrite Ufed Touch, kendati sudah dihapus oleh pemilik ponsel bertahun-tahun sebelumnya. Data sejak mula kali diaktifkan oleh pemilik ponsel dipastikan terbaca dan bisa disedot. "Data dari awal HP diaktifkan, meski sudah lama dihapus, bisa diambil," ujar Sandhi.

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu, 19 Januari 2019 - 23:58:00 WIB

Ini Alat Bukti PRT Indonesia di Hongkong yang Diperkosa Majikan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang perempuan berinisial X menjadi korban pemerkosaan. Usianya baru 27

Kamis, 03 Januari 2019 - 23:54:25 WIB

Pelaku Pemukulan Wanita Lagi Salat Akhirnya Ditangkap

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Muhammad Juhairi (46) akhirnya berhasil ditangkap jajaran Ditreskrimum Pold

Rabu, 02 Januari 2019 - 22:54:34 WIB

KASIHAN... Merrisa Ayu Ningrum Bolak-balik RS Akibat Dipukul Saat Shalat

INHILKLIK.COM, SAMARINDA - Merrisa Ayu Ningrum harus bolak-balik rumah sakit akibat menderita luka y

Rabu, 02 Januari 2019 - 22:53:53 WIB

Pemukul Wanita Sedang Salat Pakai Balok Ternyata Pendiam

INHILKLIK.COM, SAMARINDA - Terduga pelaku pemukulan wanita bernama Merrisa Ayu Ningrum saat sedang s

Selasa, 01 Januari 2019 - 23:38:17 WIB

Wanita yang Dipukul Balok Saat Shalat di Masjid Ternyata Oh Ternyata Seorang...

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Merrisa Ayu Ningrum dipukul balok saat melaksanakan salat Zuhur di masjid A

Selasa, 01 Januari 2019 - 23:37:04 WIB

Pelaku Pemukulan Wanita Lagi Salat Masih Buron

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Pelaku pemukulan wanita bernama Merissa Ayu Ningrum saat melaksanakan salat