Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

Selasa, 17 September 2019 - 23:57:36 WIB
Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya menjaga komitmen seluruh pihak untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak mengeluarkan biaya lebih banyak lagi.

"Pencegahan itu lebih efektif. Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya)," kata Jokowi saat meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa.

Saat meninjau, Kepala Negara sempat bertanya sejumlah hal kepada beberapa aparat yang bertugas memadamkan kebakaran di lokasi. Menurut mereka, api yang telah membesar membuat penanganan membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Saya tanya tadi TNI dan Polri yang ada di sini sudah berapa hari (bertugas). Sudah lebih dari satu bulan. Lebih dari satu bulan," kata Jokowi, seperti yang dirilis Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini

Apalagi, Presiden melanjutkan, lahan yang masih terus diupayakan pemadamannya tersebut merupakan lahan gambut yang memang relatif lebih sulit untuk ditangani.

"Apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini. Lebih sulit lagi. Kelihatan sudah padam, (tapi) api di bawahnya masih menganga," ucapnya.

Pemerintah sendiri, melalui Polri, akan melakukan upaya penindakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.

"Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail," tutur Kepala Negara.

Ke depannya, Jokowi berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali.

"Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh desa, camat, bupati, bhabinsa, bhabinkamtibmas, polsek, koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit," tandasnya.

Turut menyertai Presiden dalam peninjauan ini di antaranya ialah Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

sumber: riau.antaranews.com

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Ahad, 06 Oktober 2019 - 23:27:00 WIB

Buzzer Pendukung Jokowi Merajalela, Demokrasi Terancam Punah

INHILKLIIK.COM, JAKARTA – Keberadaan buzzer pendukung Presiden Joko Widodo alias Jokowi semaki

Ahad, 29 September 2019 - 23:17:48 WIB

Anaknya Ditangkap karena Sabu, Sri Bintang Pamungkas Salahkan Jokowi

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Sri Bintang Pamungkas (SBP) angkat bicara terkait penangkapan putrinya

Selasa, 17 September 2019 - 15:21:50 WIB

Dibuka Jokowi, Datuk Budi Pimpin Sidang Munas HIPMI ke XVI

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Sejak dibuka secara resmi oleh Pressiden Joko Widodo, Senin (16/09/2019) hi

Ahad, 15 September 2019 - 23:56:53 WIB

Presiden Jokowi Dijadwalkan ke Riau

INHILKLIK.COM, PEKANABRU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan besok siang, Senin (16/9/2

Jumat, 19 Juli 2019 - 23:36:49 WIB

Kasasi Ditolak MA, Jokowi Diminta Segera Umumkan Perusahaan Pembakar Hutan

MAHKAMAH AGUNG (MA) menolak permohonan kasasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menter

Selasa, 25 Juni 2019 - 22:23:55 WIB

Anaknya Disodorkan Jadi Menteri Jokowi, Hary Tanoe Bilang Begini

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Anak pertama Ketum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoe