Kematian Gajah Sumatera Berkaki Buntung Diduga Akibat Sakit

Selasa, 08 Oktober 2019 - 23:41:36 WIB
Kematian Gajah Sumatera Berkaki Buntung Diduga Akibat Sakit

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan penyebab kematian Dita, seekor gajah sumatera liar yang berkaki buntung, adalah akibat sakit. Meski begitu, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim dokter terhadap bangkai hewan dilindungi tersebut.

"Perkiraan sementara kemungkinan sakit karena badannya utuh. Dia gajah betina tak ada gading jadi kemungkinan juga bukan mati akibat perburuan," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono di Pekanbaru, Senin.

Ia menjelaskan tim dari BBKSDA Riau langsung menuju ke lokasi kematian gajah Dita di Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, untuk melakukan nekropsi atau bedah bangkai. Hasil identifikasi awal, lanjutnya memang benar bahwa bangkai tersebut adalah gajah Dita yang berusia lebih dari 25 tahun.

Hal tersebut diperkuat dengan tanda fisik pada kaki kiri gajah yang buntung sebagian akibat pernah terkena jerat pada tahun 2014.

"Perkiraan kematian, identifikasi diperkirakan sudah lima hari. Hasil lengkap nanti setelah tim medis melakukan nekropsi untuk memastikan penyebab kematiannya," ujar Suharyono.

Foto gajah sumatera liar bernama Dita saat masih hidup mengalami luka di kakinya, sebelum ditemukan mati di Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (7/10/2019). (ANTARA/HO-BBKSDA Riau)

Gajah malang tersebut selama ini menderita karena kaki kiri bagian depan tidak utuh lagi pada bagian tapaknya akibat terkena jerat pada sekitar tahun 2014. Pegiat lingkungan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau berulangkali mengobati gajah betina tersebut dan akhirnya memberi nama Dita.

Suharyono menyatakan pengobatan pernah dilakukan pada 2014 hingga 2017. Namun, luka itu tidak kunjung sembuh dan menyebabkan kaki kiri Dita buntung.

Lokasi matinya gajah merupakan bagian dari Suaka Margasatwa Balai Raja yang kondisinya banyak beralih fungsi dari hutan menjadi permukiman warga, kantor pemerintahan dan kebun kelapa sawit. Habitat asli gajah sumatera sudah tidak lagi hutan, dan satwa bongsor tersebut kerap dianggap warga sebagai hama yang merusak kebun kelapa sawit.

sumber: riau.antaranews.com

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis, 26 September 2019 - 22:49:58 WIB

Cerita Kematian Krisdayanti di Wamena, Sepakat Sembunyi Terpisah dengan Suami tapi Ketahuan

INHILKLIK.COM, WAMENA - Allah subhanahu wata'ala sudah mengatur ajal manusia. Kematian Kris

Kamis, 10 Januari 2019 - 23:37:00 WIB

Kematian Hasyim dan Devi, Forensik Kepolisian Temukan Lendir di Kemaluan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Mayat sepasang sejoli Hasyim Prasetya (33) dan Devi Setiani (22) yang didug

Senin, 29 Oktober 2018 - 23:47:46 WIB

Selain Soal Perceraian, Polisi Juga Temukan Dugaan Utang Miliaran Dibalik Kematian Keluarga FX Ong

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menemukan fakta baru terkait motif bunuh di

Rabu, 12 September 2018 - 23:45:02 WIB

Tidak Ada Tamu yang Datang, Kematian Ella Nurhayati Si Janda Cantik Masih Misteri

INHILKLIK.COM, BANDUNG - Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap janda cantik

Sabtu, 10 Maret 2018 - 16:56:48 WIB

Managemen Taman Wisata Matahari Ungkap Penyebab Kematian Hari Darmawan

INHILKLIK.COM, BOGOR - Managemen Taman Wisata Matahari (TWM) Puncak Bogor mengungkap dugaan penyebab

Selasa, 28 November 2017 - 22:32:34 WIB

Perawat Ungkap Kata-kata Terakhir Pasien Jelang Kematiannya

Kematian adalah hal yang pasti yang akan dialami mereka yang hidup. Tidak ada yang pasti kapan kita