Bulog Riau Lampaui Target Serapan Padi Petani Tahun Ini

Sabtu, 16 November 2019 - 23:54:27 WIB
Bulog Riau Lampaui Target Serapan Padi Petani Tahun Ini

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi regional Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), optimistis serapan padi petani akan melebihi target 4.400 ton hingga akhir tahun 2019.

"Minggu kemarin masuk 750 ton lagi padi hasil panen petani di Riau," kata Kepala Bulog Riau-Kepri Abdul Muis S Ali di Pekanbaru, Jumat (15/11/2019).

Abdul Muis S Ali menyatakan dengan posisi demikian, maka capaian serapan gabah petani di Riau sudah memenuhi target 100 persen sesuai yang dipatok pemerintah pusat tahun 2019 yakni 4.400 ton.

Sedangkan sambung Abdul Muis S Ali, masih tersisa lebih sebulan lagi waktu menjelang tutup tahun. Di sisi lain beberapa daerah lain di Riau masih ada yang sedang panen, sehingga jumlah serapan tersebut masih akan berubah seiring waktu.

"Kini ada beberapa desa masih panen di Tembilahan, Siak, dan Kampar," tutur dia.

Menurutnya, meskipun Provinsi Riau dan Kepri bukan daerah penghasil padi, namun untuk menjalankan amanat pemerintah pusat untuk menjaga harga jual di tingkat petani, pihaknya harus berupaya memaksimalkan penyerapan.

Ia mengatakan penetapan target serapan gabah ini disamakan dengan target tahun 2018, mengingat luas lahan tanam yang tidak jauh beda.

Muis mengakui tahun 2018 lalu pihaknya hanya mampu menyerap beras petani sebanyak 2.500 ton saja, jauh dari target yang ditetapkan yakni 4.000 ton.

"Karena persoalan harga gabah dan beras di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP)," ujarnya, dikutip antara.

Dimana HPP gabah petani masih jauh lebih rendah ketimbang harga pasaran. Artinya petani mampu menjual hasil pertaniannya ke pengumpul swasta dengan harga lebih tinggi.

HPP 2017 yang ditetapkan Rp7.300 per kilogram. Untuk mengimbangi harga pasaran pembelian beras, sesuai instruksi pemerintah pada 2018 HPP juga telah dinaikkan menjadi Rp8.030 per kilogram.

sumber: halloriau.com

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT