Wanita di Pekanbaru Tolak Dakwaan Penyelundupan 999,62 Gram Sabu di Dapur Rumahnya

Sabtu, 16 November 2019 - 23:54:46 WIB
Wanita di Pekanbaru Tolak Dakwaan Penyelundupan 999,62 Gram Sabu di Dapur Rumahnya

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Wanita warga Pekanbaru, Hariyani terancam hukuman pidana karena didakwa menyelundupkan 999,62 gram narkotika jenis sabu di dapur rumahnya pada 20 Agustus 2019 dan kejahatannya itu melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Hariyani didakwa bersalah karena perbuatannya melanggar hukum sementara barang haram diselundupkan itu jelas dapat merusak mental generasi muda bangsa," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), T. Harly Mulyatie, SH di PN Pekanbaru, dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis (14/11/2019).

JPU kemudian membacakan kronologis penangkapan Hariyani yang bermula dari penerimaan atas barang haram yang diantar langsung oleh Riki Fernando yang sebelumnya Hariyani sudah dihubungi terlebih dahulu oleh Rudi (DPO) untuk menjemput barang dari temannya (red. Riki Fernando) tersebut.

Karena pada saat itu terdakwa sedang kedatangan tamu, maka ia meminta Riki Fernando untuk mengantarkan langsung paket sabu tersebut ke rumahnya dan mereka bertemu tepat di depan rumah terdakwa.

Setelah menerima paket sabu yang dibungkus kantong plastik itu terdakwa langsung menyimpannya di dapur selanjutnya Rudi menelpon Hariyani lagi untuk memastikan kalau paket sudah aman diterimanya.

Selang beberapa jam kemudian tim Buser Polresta Pekanbaru menggeledah dan menemukan barang bukti tersebut --yang kemudian telah dimusnahkan pihak kepolisian seberat 967,52 gram-- itu dan disisakan 0,1 gram untuk menjadi barang bukti sidang di pengadilan.

Berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Forensik medan No. Lab :8843/NNF/2019 pada Senin 09 September 2019 yang ditandatangani oleh Waka Laboratorium Forensik Cabang Medan Dra. Melta Tarigan, M.Si menyimpulkan bahwa barang bukti satu plastik bening berisi kristal berwarna putih positif mengandung metamfetamina dan terdaftar dalam golongan I nomor urut 61 lampiran I sesuai dengan Undang Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sidang akan dilanjutkan pada hari yang sama satu minggu yang akan datang karena terdakwa mengajukan eksepsi atau penolakan dan keberatan terhadap dakwaan diajukan JPU.

"Sidang akan kita lanjutkan minggu depan dan kita akan mendengarkan pembelaan dari terdakwa," kata Hakim Ketua, Dahlia Panjaitan, SH, seperti dikutip dari antara.

sumber: www.halloriau.com


[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2020 - 23:13:02 WIB

Memilukan, Wanita Ini Selingkuh dengan Mantan Pacar Anaknya Sendiri

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Salah satu akibat yang muncul dari perselingkuhan adalah hil

Selasa, 16 Juni 2020 - 23:22:29 WIB

11 Paket Shabu Disimpan di Bawah Ranjang, Wanita Paruh Baya ini Diringkus Polsek Tembilahan

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - IA (38), seorang wanita paruh baya yang melakukan  tindak pida

Selasa, 07 April 2020 - 23:12:21 WIB

Wanita Korban Lockdown: Saya Dikarantina Bersama Orang yang Menyiksa Saya

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kebijakan lockdown membuat seorang perempuan harus tinggal satu atap b

Senin, 09 Maret 2020 - 23:14:32 WIB

Teka-teki 'Petunjuk' Ibu soal Pembunuhan Anjanii Bee si Wanita Bertato Burung Hantu yang Ditemukan Tewas

INHILKLIK.COM, BANDUNG - Kasus pembunuhan Intan Marwah Sofiyah alias Anjanii Bee (20) masih men

Senin, 09 Maret 2020 - 22:25:43 WIB

Mayat Wanita Bertato Burung Hantu, Ketum XTC Bilang Begini

INHILKLIK.COM, BANDUNG - Organisasi XTC belum dapat memastikan korban pembunuhan yang

Ahad, 08 Maret 2020 - 23:01:06 WIB

Sosok Iqbal Pria yang di Kamar Kost Anjani Bee, Wanita Bertato Burung Hantu

INHILKLIK.COM, BANDUNG - Ibunda Anjani Bee, Nita Handayani menyebut sosok Iqbal yang dikat