Kebakaran Lahan Seluas 3 Hektare di Inhil Diduga Masuk Kawasan Konsesi PT IGJA

Jumat, 14 Februari 2020 - 01:17:30 WIB
Kebakaran Lahan Seluas 3 Hektare di Inhil Diduga Masuk Kawasan Konsesi PT IGJA Klarifikasi Kasat Reskrim Polres Inhil terkait lahan terbakar seluas 3 Ha di Kuindra Diduga Masuk Konsesi PT IGJA / Foto: Lahan yang terbakar.

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Kasat Reskrim Polres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), AKP Indra Lamhot Sihombing memberikan klarifikasi terkait kebakaran lahan perkebunan seluas 3 hektare (Ha) di lokasi yang diduga masuk konsesi PT Indogreen Jaya Abadi (IGJA), di Parit 10 Merusi, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Inhil, Provinsi Riau.

Menurut Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, kebakaran lahan perkebunan yang berdasarkan dugaan masuk ke kawasan konsesi milik PT IGJA itu, untuk sementara masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

"Dugaan sementara kebakaran lahan itu terjadi di kawasan konsesi milik PT IGJA. Namun, ini masih dugaan. Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk kebenarannya," tukas Kasat Reskrim melalui keterangan tertulis, Rabu (12/2/2020) malam.

Lebih lanjut, AKP Indra mengungkapkan adanya kesimpangsiuran informasi yang beredar sebelumnya terkait luasan lahan yang terbakar di lokasi yang diduga konsesi PT IGJA hingga mencapai 400 Hektare. Namun, informasi tersebut ditepis oleh AKP Indra yang menyatakan bahwa lahan yang terbakar luasannya hanya berkisar sekitar 3 hektare.

"Setelah kita lakukan crosscheck di lapangan, riil-nya sekitar 3 (tiga) Ha. Jadi, info yang menyebut 400 Ha itu tidak benar," tutur AKP Indra.

Saat ini, kebakaran yang melanda lahan perkebunan yang diduga milik PT IGJA telah berhasil dipadamkan. AKP Indra mengatakan, sejumlah personel kepolisian bekerja sama dengan pihak perusahaan dalam upaya pemadaman kebakaran lahan perkebunan di lokasi konsesi yang diduga milik PT IGJA.

"Sudah padam sekarang. Kemarin, kami bersama pihak perusahaan menerjunkan sekitar 10 orang totalnya untuk pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi," tutur AKP Indra seraya mengatakan, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran lahan tersebut.

Selanjutnya, AKP Indra juga memberikan imbauan kepada segenap masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya bagi yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan atau yang memiliki lahan untuk tidak lagi membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar.

"Sengaja maupun tidak sengaja, ada sanksi tegas, yakni sanksi pidana untuk tindakan pembakaran lahan sebagaimana yang diatur dalam UU Lingkungan Hidup, UU Kehutanan ataupun KUHP," pungkas AKP Indra. (rilis)

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu, 21 September 2019 - 22:54:26 WIB

RAPI Inhil Bantu BPBD Padamkan Kebakaran Lahan

INHILKLIK.COM, INDRAGIRI HILIR - Satuan Tugas (Satgas) Tim Reaksi Cepat (TRC) Radio Antar Pendu

Selasa, 06 Agustus 2019 - 23:42:40 WIB

Enam Kecamatan di Inhil Pesisir Riau Dilanda Kebakaran Lahan dan Terus Meluas

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hili

Selasa, 06 Agustus 2019 - 09:17:58 WIB

Melihat Kesiapan Tim RPK PT SRL Dalam Upaya Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stas

Ahad, 04 Agustus 2019 - 23:53:42 WIB

Aksi Heroik Brigadir Ilfa Ratno Tangani Kebakaran Lahan di Kecamatan Gaung

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Dengan seragam lengkap, anggota polisi yang bertugas sebagai Bhabin

Ahad, 05 Agustus 2018 - 17:01:49 WIB

Sudah Dua Pekan, Kebakaran Lahan di Inhu Tak Kunjung Padam

INHILKLIK.COM, RENGAT - Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tak

Senin, 31 Juli 2017 - 19:14:18 WIB

Kisah Pejuang Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan: Berjibaku dengan Api, Tidur di Hutan, dan Melawan Suhu Panas

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB itu, geram dengan kebakaran hu