Soal Mafia Alkes, Adian Napitupulu: Jangan-jangan Erick Thohir Menuduh Saya...

Selasa, 21 April 2020 - 23:45:06 WIB
Soal Mafia Alkes, Adian Napitupulu: Jangan-jangan Erick Thohir Menuduh Saya...

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu mempertanyakan pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang tiba-tiba menyebut tentang mafia yang mendominasi impor alat kesehatan (alkes).

Adian mempertanyakan pernyataan Erick, mengingat negara saat ini membutuhkan banyak alat kesehatan menghadapi pandemi virus Corona (COVID-19).

Sebagian besar di antaranya diketahui harus diimpor dari sejumlah negara.

"Siapa yang dimaksud Erik Thohir? Ada kalimat yang bisa jadi clue menunjukan siapa mafia di maksud, yaitu 'mereka yang mendominasi'. Pernyataan ada mafia adalah pernyataan serius yang bisa menyasar ke siapa pun," ujar Adian dalam pesan tertulis, Selasa (21/4) seperti dikutip dari jpnn.com.

Menurut pentolan aktivis 98 ini, jika ukuran mafia yang dimaksud menggunakan dominasi impor alkes dan obat, bisa jadi hanya dua lembaga memenuhi syarat tersebut. Yaitu, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan BUMN.

"Pertanyaannya, apakah pernyataan Erick ini menyasar ke BNPB? Mungkin saja, karena ada 19 jenis alkes yang rekomendasi impornya dikeluarkan BNPB," ucapnya.

Adian kemudian memerinci daftar rekomendasi impor alkes dari BNPB. Masing-masing, surgical apparel, disinfektan, sarung tangan steril, sarung tangan pemeriksaan, dan thermometer.

Kemudian, ventilator infusion pump, mobile x-ray, high flow oxygen device, bronchoscopy portable, Power air purifying respirator CPAP Mask, CPAP machine, ECMO (extracorporeal membrane oxygenation), dan breathing circuit for ventilator and incubator transport.

Selain itu juga transport culture medium, microbiological specimen collection and transport device (dacron swab), alat rapid test COVID-19, resuscitation bag.

"Bisa juga Erick sedang menegur oknum atau BUMN di bawah kementeriannya. Atau jangan-jangan pernyataan Erik itu malah menuduh saya, karena satu bulan lalu saya pernah meminta pemerintah memudahkan impor alkes walaupun saya bukan importir dan trader," ucapnya.

Adian menyebut, sebagai calon tertuduh, setengah tertuduh atau berpotensi menjadi tertuduh, ia merasa perlu mempertanyakan maksud pernyataan Erick Thohir terkait dugaan mafia impor alkes. 


[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu, 28 Maret 2020 - 22:46:24 WIB

Pemerintah Diminta Fokus Tangani Corona dan Hentikan Sementara Soal Ibu Kota Baru

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah fokus men

Sabtu, 07 Maret 2020 - 23:25:04 WIB

Najwa Shihab Angkat Bicara Soal Finalis Puteri Indonesia Tak Hapal Pancasila

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kalista Iskandar, finalis Puteri Indonesia asal Sumatera Barat menjadi

Senin, 13 Januari 2020 - 23:15:00 WIB

Nadiem Makarim Serahkan Soal Tes CPNS 2019 ke Menteri PANRB

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyerahkan

Kamis, 07 November 2019 - 09:32:42 WIB

Climate Institute Apresiasi Usulan Abdul Wahid Soal UU Bagi Hasil CPO

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Pengamat Lingkungan sekaligus Pendiri Climate Istitute, Billy Ariez mengapr

Kamis, 15 Agustus 2019 - 20:48:23 WIB

WALHI Soal Karhutla : Harusnya Presiden Ngomong Saya Akan Copot Izin Perusahaan

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) menilai proses penegakan hukum terha

Jumat, 01 Maret 2019 - 23:37:33 WIB

Kedatangan Jokowi ke Riau Masih Tentatif, Ini Kata Gubri Soal Rapat Tertutup di Kantor Gubernur Riau

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau, Syamsuar membenarkan bahwa rapat tertutup yang diselenggar