4 Jurus PDIP Cegah Kenaikan BBM

Jumat, 29 Agustus 2014 - 22:10:34 WIB
4 Jurus PDIP Cegah Kenaikan BBM  
Antri BBM/Tempo.co
INHILKLIK.COM, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berupaya agar harga bensin bersubsidi tak cepat-cepat naik. "Kalaupun naik, itu opsi terakhir," ujar politikus PDIP Maruarar Sirait saat dihubungi Tempo, Jumat, 29 Agustus 2014. (Baca: PKS Tolak Kenaikan Harga BBM)

Ia menyatakan ada empat upaya yang harus dilakukan pemerintah dan didorong oleh anggota parlemen di Senayan untuk menghindari hal itu. "Bila empat langkah itu dilakukan, tak perlu menaikkan harga BBM sama sekali," ujar Maruarar. (Baca: Chatib: Naikkan BBM, Jokowi Tak Perlu Izin DPR)

Pertama adalah mengambil alih peran impor minyak langsung oleh pemerintah. "Jangan oleh swasta. Coba diaudit itu sehari keuntungannya (swasta) sehari bisa berapa ratus miliar, triliunan mungkin," ujarnya. (Baca: Kuota BBM Berpotensi Jebol 1,35 Juta KL)

Kedua, melakukan penghematan anggaran lembaga negara. "Harus ada kriteria (penggunaan anggaran) yang ketat, biar tak overlimit," ujarnya. Maruarar menyatakan bahwa pemerintahan baru mendatang harus menjadi contoh agar penghematan ini dilakukan merata di seluruh Indonesia.

Ketiga, memperketat kebijakan mobil murah. "Yang harus didukung seperti kata Pak Joko Widodo adalah transportasi murah," ujarnya. 

Terakhir adalah berkaitan dengan kendaraan, yaitu memberlakukan pajak progresif yang ketat terhadap pemilik kendaraan. "Yang wajar-wajar saja. Satu keluarga misalnya dua mobil. Harus ada pembatasan atau pengenaan pajak yang ketat," kata Maruarar.

Hal itu akan diusulkan ke dalam pemerintahan mendatang melalui Tim Transisi. Empat hal tersebut bisa dilakukan dalam waktu cepat. Sehingga bila dampaknya dirasakan efektif, pemerintah baru tak akan mempunyai beban untuk menaikkan bensin bersubsidi. "Karena kami harus konsisten. Menaikkan harga BBM hanya akan menambah pengangguran dan meningkatkan angka kemiskinan," ujarnya. (*)


Sumber: Tempo.co

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Ahad, 29 September 2019 - 23:19:32 WIB

24 Warganya Tewas di Papua, Pejabat Pemprov Sulsel Bilang Baik-baik Saja!

INHILKLIK.COM, MAKASSAR – Meski sebagian besar warga Sulawesi Selatan menjadi korban jiwa saat

Rabu, 18 September 2019 - 23:53:21 WIB

334 Hotspot Muncul Sehari Setelah Kepergian Presiden dari Riau

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Jumlah hotspot semakin bertambah sehari setelah kepulangan Presiden dari

Rabu, 18 September 2019 - 23:52:36 WIB

4 Warga Kota Malang Tewas Usai Tenggak Arak yang Dioplos Obat Batuk?

INHILKLIK.COM, MALANG - Misteri jenis miras oplosan yang diduga menewaskan empat warga Kota Mal

Jumat, 13 September 2019 - 23:51:19 WIB

Menikah Usia 11 Tahun, Wanita Ini Lahirkan 44 Anak lalu Ditinggal Suami

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Mariam Nabatanzi sudah menikah di usianya yang masih 11 tahun. Satu ta

Jumat, 13 September 2019 - 21:29:56 WIB

Padamkan Api, Koramil 12/Batang Tuaka Dapat Bantuan dari Makodim 0314/Inhil

BATANG TUAKA,- Pasi Intel Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Zainuar, dan Danunit Intel Kodim 0314/Inhil Le

Kamis, 22 Agustus 2019 - 23:47:31 WIB

456 Kios dan Ruko Pasar Terapung, Inhil Ludes Terbakar

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Diperkirakan sebnyak 456 kios dan ruko di Pasar Terapung, di Jalan