INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Pada tahun 2016 ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana akan lebih meningkatkan koordinasi antara tenaga kesehatan dengan para dukun kampung, dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi yang masih cukup tinggi di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Kadiskes Inhil, H Zainal Arifin MKes saat diwawancarai awak media usai menggelar pertemuan bersama seluruh jajarannya di aula Wijaya Kusuma Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.
Dikatakan Kadiskes, mulai tahun ini dan seterusnya, para dukun kampung tidak diperbolahkan lagi menangani proses persalinan bagi ibu hamil yang akan melahirkan, tanpa adanya koordinasi dengan tim medis atau tenaga kesehatan di wilayah setempat.
"Kebijakan ini berdasarkan peraturan perundang-undangan nomor 36 tahun 2009 tentang tenaga kesehatan," tutur Kadiskes.
Dijelaskan Kadiskes, kebijakan tersebut sangat penting diterapkan, karena mengingat di Negeri Seribu Parit jumlah kematian ibu dan bayi saat proses persalinan masih termasuk dalam kategori tertinggi di Provinsi Riau.
"Ini adalah persoalan yang luar biasa dan tidak lagi main-main. Jadi, saya akan lebih fokus dalam pelaksanaan dan penerapan kebijakan ini di lapangan," pungkasnya. (Aby/hrc)
