INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Inhil HM Wardan membutuhkan figur sekda yang tegas dan berkarakter sebelum masa jabatan berakhir. Tujuannya agar roda pemerintahan berjalan efektif, dikarenakan ada figur yang disegani untuk menyatukan semua pimpinan SKPD.
"Jujur kita akui, saat ini Plt Sekdakab Inhil tidak memiliki karakter itu. Makanya pimpinan SKPD (satuan kerja perangkat daerah, red) terkesan berbuat seenak hati," kata Yadi salah seorang warga Jalan Sederhana Tembilahan, Jumat (18/12/2015), saat dimintai tanggapannya terkait bursa calon sekda.
Yadi menambahkan, dalam beberapa kesempatan dari yang ia baca di media, bupati sering marah-marah karena pimpinan SKPD tidak hadir dalam sebuah acara yang sangat penting. Meskinya itu cukup diselesaikan oleh sekda, tanpa harus bupati yang turun tangan secara langsung.
"Kalau sekda lemah, apa iya mampu untuk mengatur bawahannya seperti yang terjadi belakangan ini. Makanya kalau bupati ingin programnya bisa berjalan dengan baik, ya harus sosok seperti itu yang didudukkan," tegasnya.
Sementara itu Kamal warga lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Ketegasan dan keberanian adalah figur yang tepat untuk menjadi Sekdakab Inhil. Hal itu untuk menyolidkan kinerja pimpinan SKPD yang menjadi pembantu bupati untuk menyukseskan apa yang menjadi visi dan misi.
"Di samping harus memiliki diplomasi yang baik, terutama dengan kalangan legislatif. Jangan sampai program yang menjadi visi dan misi bupati mental di sana, hanya karena lemahnya diplomasi yang dilakukan," ucapnya. (*)
Source: Potretnews.com
