INHILKLIK.COM, SERGAI - Objek Wisata Bahari Pantai Mutiara Indah yang terletak di Dusun I Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bakal terancam punah, disebabkan mengalami abrasi sepanjang bibir pantai tersebut.
Syahrul (42) selaku Ketua Penata Lingkungan pantai Mutiara Indah Desa Sentang kepada wartawan mengatakan, Pantai Mutiara Indah merupakan salah satu objek wisata bahari yang berkembang pada tahun 2009 lalu, maka dari itu sangat disayangkan kalau sempat punah disebabkan karena abrasi yang sekarang sudah mencapai sekitar 10 meter disepanjang bibir pantai tersebut.
"Kita berharap Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup Sergai agar kiranya meninjau langsung dan memberikan solusi untuk pembenahan objek wisata ini"Ungkapnya, sembari menunjukkan lokasi bibir pantai yang terkena abrasi.
Ditambahkan Salah satu pemuda, Misli (19) warga Dusun I Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu menuturkan, Dengan adanya abrasi tersebut maka bibir pantai pun menjadi rusak dan pohon pohon yang ditanam tampak tumbang, karena pantai ini kalau hari sabtu, minggu dan apalagi hari libur masih ramai para pengunjung dari berbagai daerah untuk menikmati suasana pohon yang asri dan pasir putih yang terbentang luas.
"Jangan sampek bang (wartawan-red) pantai mutiara indah ini punah dan rusak, karena ini salah satu objek wisata juga di Tanah bertuah negeri beradat"ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan, Kepala Desa (Kades) Sentang kepada wartawan, Salimuddin mengatakan, Potensi Pantai Mutiara Indah Desa Sentang ini sangat baik karena pemandangan yang asri, namun kini bakal punah disebabkan abrasi di sepanjang bibir pantai tersebut. Kita harapkan Pemkab Sergai melalui Dinas terkait agar segera meninjau dan memberikan solusi agar pantai yang ada di Desa Sentang ini dapat berkembang sehingga berperan menambah kembali Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kita Pemerintah Desa berharap Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sergai segera meninjau karena sepanjang bibir pantai sudah terkikis dan pohon pohon hampir semuanya tumbang"tegas Kades Sentang, Sabtu (6/5) pagi.
(Yusnar)