Kanal

Wapada! 10 Hotspot Muncul di Riau

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kabut asap akibat Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) kembali mengancam Provinsi Riau yang baru saja merasakan bebas kabut asap pada 2016 lalu. Ancaman ini tak lain menyusul masuknya musim kemarau pada bulan Mei.

‘’Berdasarkan pantauan satelit, ada 15 titik panas atau hotspot yang terdeteksi. 10 diantaranya ada di Provinsi Riau,’’ ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sugarin SS,i Ahad (14/5).

Ia menjelaskan, berdasarkan info cuaca dan hotspot Provinsi Riau, kondisi cuaca berada pada level Confidence diatas 50. Untuk hotspot terdeteksi 15 hotspot yang tersebar di tiga provinsi di Pulau Sumatera.

 ‘’Hotspot tersebut tersebar di Sumatera Selatan 4, Lampung 1 dan terbanyak ada di Provinsi Riau, yakni 10 titik panas. Khusus di Riau, hotspot tersebar di dua kabupaten yang berada di bagian Pesisir Riau, yakni 3 titik di Indragiri Hilir (Inhil) dan 7 di Pelalawan,’’ ungkapnya.

Ditambahkan Sugarin, tiga titik panas di Inhil masing-masing terdapat di Kecamatan Gaung Anak Serka, Mandah dan Tembilahan.

Sementara, 7 hotspot di Pelalawan tersebar di dua kecamatan, yakni 3 di Bunut dan 4 di Kuala Kampar.

 ‘’Riau sudah mulai memasuki musim kemarau, kita harus mewaspadai Karlahut,’’ pesannya.

 Sementara kondisi cuaca di wilayah Riau pada umumnya cerah dan berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang  diprakirakan dapat terjadi di Riau bagian Utara, Tengah dan Pesisir Timur.
 
Sedangkan jarak pandang atau visibility beberapa daerah di Riau masih cukup baik, diantaranya Pekanbaru 8 KM, Dumai 7 dan Pelalawan 8 KM.(rpz/mxo)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER