Kanal

Anggota Komisi VII DPR RI Minta PLN Segera Alirkan Arus Listrik untuk Dua Desa di Dayun

INHILKLIK.COM, SIAK - Menanggapi adanya keluhan masyarakat Dusun Sukajaya Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, terkait tak kunjung menyalanya listrik PLN sejak beberapa bulan ini. Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau Sayed Abubakar Assegaf angkat bicara, dan menegaskan bahwasanya persoalan tersebut harus segera diselesaikan.

"Terkait keluhan masyarakat soal pasokan arus listrik itu, sudah saya sampaikan ke General Manager (GM) Riau-Kepri, dan akan segera ditindaklanjuti, hasilnya nanti akan saya infokan," terang Sayed Abubakar Assegaf, Senin (5/6/2017), saat dikonfirmasi.

Ia juga menyebutkan, setelah ditanyakan ke pihak GM PLN rayon Riau-Kepri, ternyata masalah pasokan arus listrik yang terkendala di Dusun Sukajaya Kampung Banjar Seminai dan Dusun Gajah Mungkur Kampung Berumbung Baru itu, terganjal karena sampai hari ini pihak Distamben belum menyerahkan hasil pekerjaannya kepada PLN. Sehingga pihak PLN belum berani mengalirkan arus lisriknya.

"Setelah saya tanyakan ke GM PLN Rayon Riau-Kepri, mereka memberikan jawaban bahwasanya setelah dipelajari dan didapatkan data, ternyata Proyek Listrik Desa (Lisdes) yang di Kabupaten Siak itu merupakan pekerjaan listrik desa yang dikerjakan oleh Distamben pada tahun 2016 lalu, dan sampai saat ini belum pernah diserahterimakan hasil pekerjaan tersebut kepada pihak PLN," lanjut Sayed.

"Sehingga wajar kalau teman teman Rayon dan Area Pekanbaru belum berani mengalirkan listriknya ke pelanggan yang merasa pernah membayar biaya sambungan listriknya," imbuh dia.

Namun pihak PLN berjanji, jika sudah ada serahterima dan telah dilakukan SLO terhadap proyek listrik desa di Dua Kampung di Kecamatan Dayun itu, baru lah pihak PLN akan melakukan proses operasional.

"Untuk meneruskan surat dari dusun tersebut, maka PLN telah bersurat ke dinas terkait untuk menanyakan proyek listrik desa tersebut, agar bisa dilakukan SLO dan kalau sudah dinyatakan layak maka baru proses serahterima operasi ke PLN," tutupnya. (prc)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER