INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sebagai reaksi cepat Ketua umum terpilih Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) provinsi Riau, Budi Febriadi meninjau lokasi yang rencananya akan dibangun pusat kuliner di kawasan wisata sampai leper Kuala Getek, Tembilahan, Senin (14/08/2017).
Peninjauan itu merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman, MOU pengelolaan pasar dan pusat wisata kuliner sekaligus pembangunan penunjang wisata pacu sampan leper di Pantai Sungai Luar, antara Pemerintah Daerah Indragiri Hilir dengan BPD HIPMI Riau, yang ditandatangani saat Musda XI HIPMI Riau di Tembilahan, Sabtu (12/08/2017).
Budi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekum HIPMI Riau didampingi ketua BPC HIPMI Inhil beserta rombongan.
Dikatakan Budi, dalam waktu dekat HIPMI melalui BPC Inhil segera membuat visibility study untuk membangun kawasan tersebut menjadi pusat kuliner terbesar di Inhil.
"Untuk membuat visibility study nya kita serahkan sama kawan-kawan BPC Inhil, karena kawan-kawan yang lebih mengerti dan memahami kondisi di lapangan, soal regulasi itu urusan Pemda" ujar Budi kepada awak media.
Budi memberikan gambaran, kawan wisata kuliner tersebut akan dibuat dengan konsep mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dengan memperhatikan nilai budaya serta kelestarian lingkungan. Direncakan pada September 2017 ini pembangunan nya akan segera dimulai.
"Konsepnya kearifan lokal apa yg menjadi ciri khas Inhil, kita bangun homstay atau stand-standnya sepeti rumah adat suku-suku yang ada di Inhil, Inhil ini kan sangat heterogen penduduk nya," ulas Budi.
Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Inhil Muhammad Saputra menambahkan, pusat wisata kuliner tersebut nantinya akan dikelola oleh pengusaha-pengusaha Himpi.
"Kita berdayakan kawan-kawan pengusaha yang tergabung di HIPMI dengan harapan nantinya bisa banyak menyerap tenaga kerja," ujar Muhammad Saputra yang juga Bendahara umum KNPI Inhil. (Ard)
HIPMI Tinjau Lokasi yang Akan Dibangun Wisata Kuliner Pantai di Inhil
Ikuti Terus InhilKlik