Kanal

Pelindo Akan Terus Kembangkan Pelabuhan Kuala Enok

Ilustrasi (bumninsight.co.id)
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - PT Pelindo, BUMN yang berkantor pusat di Medan ini terus mengembangkan berbagai pelabuhan yang dikelolanya, salah satunya adalah Pelabuhan Samudera Kuala Enok yang berlokasi di muara Sungai Indragiri Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir.  

Pelabuhan ini terbilang strategis, selain menghadap Selat Malaka pelabuhan ini berada di muara Sungai Indragiri dan berpotensi menjadi pintu gerbang ekonomi Sumatera bagian selatan.  

Alur masuk Pelabuhan Kuala Enok yang ada kini memiliki kedalaman 5,2 meter akan dilakukan pengerukan dalam waktu dekat hingga mencapai kedalaman 11 meter. Untuk pengerukan alur masuk pelabuhan tersebut, Pelindo I telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,4 miliar.

Setelah itu, akan dibangun terminal penumpang, dermaga, lapangan parkir dan fasilitas lainnya dengan nilai pekerjaan Rp 12,5 miliar, serta pembangunan lanjutan terminal kontainer yang dilengkapi satu unit container crane (CC), empat unit rubber tyred gantry (RTG) dan penambahan dermaga sepanjang 100 meter dengan nilai pekerjaan Rp 1,5 triliun. S

Sehingga Pelabuhan ini bisa menjadi menjelma menjadi pelabuhan Internasional pada pertengahan 2016 mendatang.

Diungkapkan Bambang Eka Cahyana, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, untuk membiayai seluruh proyeknya yang tersebar diberbagai wilayah Indonesia, puluhan triliyun akan digelontorkan Pelindo hingga 2017.  

“Total capex untuk periode 2015 hingga 2017 sebesar Rp 18 triliun untuk membiayai sejumlah proyek perseroan,” ungkap Bambang seperti dilansir bumninsight.co.id, Kamis, (13/08/2015).

Capex atau belanja modal yang begitu besar ini untuk mewujudkan ambisi mengambil kembali petikemas yang selama ini dinikmati asing.  

"Pelindo I sedang menyiapkan senjata untuk perang terbuka melawan Pelabuhan Singapura dan Pelabuhan Klang, Malaysia di Selat Malaka.  Slogan perusahaan "Pelindo I, to be Number One," berlaku tidak hanya di dalam negeri saja, termasuk di kawasan Asia juga." tandas Bambang. (ard)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER