INHILKLIK.COM, TEMBiLAHAN -- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) TH 2015 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di laksanakan di Gedung Engku Kelana Tembilahan di hadiri langsung oleh Bupati HM.Wardan, Forkopimda, Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOMNAS PA) RI Dr Seto Mulyadi Psi MPsi alias Kak Seto, beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Kamis (6/8/2015).
Peringatan HAN TH 2015 yang di taja oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Indragiri Hilir mengangkat tema, Kita Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak dengan menghadirkan Ketua Dewan KOMNAS PA Dr.Seto Mulyadi yang biasa di sapa Kak Seto di sambut meriah ratusan oleh siswa/i yang ada di Kota Tembilahan.
Sebelum menyampaikan sambutan Bupati HM.Wardan terlebih dahulu di serahkan plakat dan cendramata berupa kain songket Asli Tenun Indragiri Hilir kepada Ketua Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Kak Seto.
Bupati HM Wardan mengatakan, dengan kehadiran kak sato yang merupakan salah satu pemerhati anak yang bertepatan dengan Peringatan Hari Anak tahun 2015 di Kabupaten Inhil merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang di miliki oleh masyarakat Kabupaten Inhil Khususnya Anak-anak.
Di hadapan Kak seto Mulyadi, Bupati HM.Wardan juga menyampaikan Kondisi anak-anak yang ada di Kabupaten Inhil. Bupati Wardan juga mengharapakan kepada anak-anak untuk mengisi kegiatan-kegiatan yang positif pada usia seperti ini.
Bupati juga menyampaikan Kodisi Pendidikan anak-anak yang ada di Kabuapten Inhil yang di kenal dengan geografis yang unik terdiri dari dataran rendah, sungai dan pulau-pulau, maka dari itu perlu model pendidikan, supaya pendidikan bisa merata bagi seluruh anak-anak yang ada di Kabupaten Inhil.
"Di harapkan dengan kehadiran kak seto yang terkenal mempunyai model pendidikan Home Schooling yang cocok untuk di terapkan di Wilayah Kabupaten Inhil yang model masyarakatnya tersebar di sungai-sungai, pulau-pulau," kata Wardan.
Sementara, Kak seto yang di wawancarai awak media usai Peringatan HAN tahun 2015 mengatakan Pendidikan anak adalah merupakan hal yang utama karena mereka yang akan melanjutkan kepimpinan kedepannya, maka dari itu perlu di perhatikan dan didik dengan penuh kasih sayang. (adv/utusanriau)
Peringatan HAN TH 2015 yang di taja oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Indragiri Hilir mengangkat tema, Kita Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak dengan menghadirkan Ketua Dewan KOMNAS PA Dr.Seto Mulyadi yang biasa di sapa Kak Seto di sambut meriah ratusan oleh siswa/i yang ada di Kota Tembilahan.
Sebelum menyampaikan sambutan Bupati HM.Wardan terlebih dahulu di serahkan plakat dan cendramata berupa kain songket Asli Tenun Indragiri Hilir kepada Ketua Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Kak Seto.
Bupati HM Wardan mengatakan, dengan kehadiran kak sato yang merupakan salah satu pemerhati anak yang bertepatan dengan Peringatan Hari Anak tahun 2015 di Kabupaten Inhil merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang di miliki oleh masyarakat Kabupaten Inhil Khususnya Anak-anak.
Di hadapan Kak seto Mulyadi, Bupati HM.Wardan juga menyampaikan Kondisi anak-anak yang ada di Kabupaten Inhil. Bupati Wardan juga mengharapakan kepada anak-anak untuk mengisi kegiatan-kegiatan yang positif pada usia seperti ini.
Bupati juga menyampaikan Kodisi Pendidikan anak-anak yang ada di Kabuapten Inhil yang di kenal dengan geografis yang unik terdiri dari dataran rendah, sungai dan pulau-pulau, maka dari itu perlu model pendidikan, supaya pendidikan bisa merata bagi seluruh anak-anak yang ada di Kabupaten Inhil.
"Di harapkan dengan kehadiran kak seto yang terkenal mempunyai model pendidikan Home Schooling yang cocok untuk di terapkan di Wilayah Kabupaten Inhil yang model masyarakatnya tersebar di sungai-sungai, pulau-pulau," kata Wardan.
Sementara, Kak seto yang di wawancarai awak media usai Peringatan HAN tahun 2015 mengatakan Pendidikan anak adalah merupakan hal yang utama karena mereka yang akan melanjutkan kepimpinan kedepannya, maka dari itu perlu di perhatikan dan didik dengan penuh kasih sayang. (adv/utusanriau)
