Kanal

Polisi Lakukan Pemeriksaa Lima Orang yang Diduga Pelaku Penyiraman Novel Badwedan, Ini Hasilnya…

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Hingga kini, penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan masih menjadi pekerjaan rumah bagi penyidik Polda Metro Jaya.

Pasalnya, penyiraman tersebut sudah enam bulan berjalan belum juga terungkap siapa otak pelakunya.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengungkapkan, penyidik sudah melakukan pemeriksaan lima orang yang diduga mereka adalah pelakunya.

“Setelah diperiksa semuanya, disimpulkan mereka tidak terlibat,” kata Rikhwanto di Jakarta, Sabtu (4/11).

Dia menjelaskan, penyidik merasa kesulitan untuk mengungkap otak kejahatan penyiraman tersebut lantaran banyak peristiwa pidana yang terjadi dilapangan, karakteristik tingkat kesulitan pengungkapannya berbeda satu sama lain yakni yang berkaitan dengan pelaku, waktu, lokasi dan teknik.

“Ini terjadi pada banyak kasus yang ditangani penyidik, tidak terkecuali untuk kasus yang menimpa Novel Baswedan,” imbuhnya.

Selain itu,Rikhwanto juga mencontohkan, pada beberapa kasus pembunuhan terhadap anggota polisi juga belum terungkap. Bahkan kasus penembakan Provost Polri di Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan sampai saat ini pun masih belum terungkap.

“Jadi belum terungkapnya kasus tersebut bukan berarti Penyidik tidak bekerja atau tidak serius. Tapi, kendala teknis dilapangan sering membuat proses penyidikan menemui jalan buntu,” tegasnya.

Untuk itu, kata Rikwanto, dalam kasus ini, Penyidik Polda Metro akan dibantu Bareskrim Polri, guna berupaya dan terus mencari pelaku penyiraman terhadap Novel Baswedan.

Polisi juga berharap ada masukan informasi yang signifikan dari masyarakat. Baik itu dari korban sendiri atau dari pihak manapun untuk dijadikan bahan dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Jadi, untuk kasus yang menimpa Novel Baswedan, Bareskrim Polri dan penyidik Polda Metro Jaya akan lakukan pekerjaan dengan sungguh- sungguh,” terangnya. (pojoksatu.id)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER