INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Terlepas dari fungsi perencanaan awal saat dibangun, kini pelabuhan parit 21 Tembilahan sukses menjadi salah tempat bagi masyarakat untuk refresing layaknya objek wisata. Terutama untuk mengisi lebaran Idul Fitri tahun 1436 ini.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (20/7) sore, ratusan masyarakat terlihat memadati pelabuhan yang seyogyanya disibukkan dengan kegiatan bongkar muat barang tersebut.
Masyarakat kabupaten Inhil dari berbagai kalangan, dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat bahkan ada juga yang menggunakan pompong mengunjungi pelabuhan tersebut.
Candi, salah seorang mahasiswa disalah satu perguruan tinggi Tembilahan yang berasal dari kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka mengatakan jika pelabuhan parit 21 ini memang sudah lama menjadi sasaran masyarakat, terutama kalangan remaja untuk refreshing.
"Disini udaranya sejuk, pemandangannya juga cukup indah. Apalagi sejak dibangun rumah makan sekeliling tepi pelabuhan ini semakin ramai masyarakat yang datang. Bukan hanya dari kalangan remaja, bahkan banyak juga masyarakat yang datang bersama keluarganya," katanya.
Dikatakannya, pelabuhan parit 21 saat ini boleh dikatakan primadonanya tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat dibanding objek wisata lainnya yang ada di Inhil.
"Dibandingkan objek wisata seperti pantai Solop dan air terjun 86, PDS ini lebih disukai masyarakat. Mungkin karena akses transportasi kesini sangat mudah dari objek wisata lainnya sehingga PDS lebih diminati," imbuhnya. (Aditya)