INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Pemuda di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling menjadi korban penganiayaan. Pemuda tersebut babak belur setelah dihantam dengan gagang keris oleh warga yang kesal dengan sikap dan cara korban membangunkan warga sahur. Rabu (15/7/2015)Kasus penganiayaan ini bermula dari hal sepele. Pelaku yang kerap dipanggil Caok (33) kesal melihat sikap korban bernama Andik dan rekan-rekannya dalam membangunkan orang sahur. Ia pun mengambil keris dan mencari korban, hingga akhirnya bertemu di jembatan Rumbai, Desa Mumpa kecamatan Tempuling, Inhil.
Waktu itu, korban tengah berjalan bersama tiga temannya dengan membawa gerobak speaker, Saat asyik berjoget-joget sambil membangunkan warga sahur, pelaku langsung menghampiri mereka dan menegur sikap Andik, sehingga terjadi percekcokan.
Cekcok ini yang akhirnya berujung aksi kriminalitas. Pelaku yang naik pitam langsung mencabut keris dari pinggangnya dan memukul kepala Andik dengan gagang. Akibatnya darah segar mengucur deras dari kepala. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri.
Melihat kejadian ini, teman korban lalu membawanya ke puskesmas yang berada di Sei Sejuk. Sedangkan pelaku, diburu kepolisian dan berhasil ditangkap beberapa jam usai kejadian penganiayaan tersebut. "Kita sudah mengamankannya ke Mapolsek Tempuling," sebut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Rabu siang.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian kepala karena pukulan gagang keris. Setelah mengamankan pelaku, polisi juga sudah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi.
sumber : goriau