INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir, Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah kantor dinas guna melihat kesiapan dari program yang telah berjalan untuk tahun anggaran 2015.
"Sidak ini dilakukan untuk menggesa dan mengejar target program tahun anggaran yang sedang berjalan," kata Bupati Indragiri Hilir muhammad Wardan di Tembilahan, Selasa.
Wardan menyampaikan saat ini merupakan penghujung triwulan II/2015 untuk anggaran 2015, sementara itu bobot pekerjaan masih sekitar 30-40 persen.
"Oleh sebab itu, penyelesaian dari program-program itu harus segera digesa," ujarnya.
Selain itu dia mengatakan untuk program dari masing-masing dinas terkait yang bersifat kontrak atau lelang, prosesnya harus sudah selesai pada Juli 2015.
"Paling lambat proses lelang itu Juli, semuanya sudah selesai dan Agustus tidak ada lagi pembahasan mengenai lelang," tegasnya.
Kemudian untuk kegiatan atau program yang tidak kontrak ataupun lelang dia mengatakan akan mengadakan penjadwalan evaluasi kerja untuk memaksimalkan pencapaian target program-program itu.
"Sidak kali ini lebih difokuskan pada dinas-dinas yang pencapaiannya belum sesuai target, dan dalam evaluasi nanti akan kita tanyakan apa yang menjadi masalah dan kendala dalam pelaksaanaannya," paparnya.
Menurut dia seharusnya saat ini Unit layanan Pengadaan (ULP) sudah mencapai 50 persen namun laporan ULP yang masuk saat ini baru sekitar 40 persen.
"Namun meski begitu pemerintah kabupaten akan terus berupaya memaksimalkan pencapaiannya, dan mengupayakan yang terbaik dari tahun sebelumnya," sebutnya.
Adapun beberapa dinas yang di Sidak oleh Bupati Indragiri Hilir hari ini adalah dinas pendapatan daerah, dinas perkebunan, dinas pendidikan, dinas perindustrian dan perdagangan serta dinas ciptakarya. (ant/delikriau)
"Sidak ini dilakukan untuk menggesa dan mengejar target program tahun anggaran yang sedang berjalan," kata Bupati Indragiri Hilir muhammad Wardan di Tembilahan, Selasa.
Wardan menyampaikan saat ini merupakan penghujung triwulan II/2015 untuk anggaran 2015, sementara itu bobot pekerjaan masih sekitar 30-40 persen.
"Oleh sebab itu, penyelesaian dari program-program itu harus segera digesa," ujarnya.
Selain itu dia mengatakan untuk program dari masing-masing dinas terkait yang bersifat kontrak atau lelang, prosesnya harus sudah selesai pada Juli 2015.
"Paling lambat proses lelang itu Juli, semuanya sudah selesai dan Agustus tidak ada lagi pembahasan mengenai lelang," tegasnya.
Kemudian untuk kegiatan atau program yang tidak kontrak ataupun lelang dia mengatakan akan mengadakan penjadwalan evaluasi kerja untuk memaksimalkan pencapaian target program-program itu.
"Sidak kali ini lebih difokuskan pada dinas-dinas yang pencapaiannya belum sesuai target, dan dalam evaluasi nanti akan kita tanyakan apa yang menjadi masalah dan kendala dalam pelaksaanaannya," paparnya.
Menurut dia seharusnya saat ini Unit layanan Pengadaan (ULP) sudah mencapai 50 persen namun laporan ULP yang masuk saat ini baru sekitar 40 persen.
"Namun meski begitu pemerintah kabupaten akan terus berupaya memaksimalkan pencapaiannya, dan mengupayakan yang terbaik dari tahun sebelumnya," sebutnya.
Adapun beberapa dinas yang di Sidak oleh Bupati Indragiri Hilir hari ini adalah dinas pendapatan daerah, dinas perkebunan, dinas pendidikan, dinas perindustrian dan perdagangan serta dinas ciptakarya. (ant/delikriau)
