INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Warga Indragiri Hilir bagian Utara akan menggelar musyawarah bersama dalam proses pengajuan pemekaran wilayah tersebut menjadi kabupaten baru di Riau. Kegiatan musyawarah yang akan berlangsung di Balai Pemuda Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, akan dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ir H Lukman Edy Msi.
Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Indragiri Hilir Abdul Wahid mengatakan, rencana musyawarah ini guna mematangkan proses pemekaran Inhil utara dari kabupaten induk Indragiri Hilir. Kegiatan sekaligus melengkapi proses guna terwujudnya hal tersebut.
"Dalam pertemuan nanti akan bicarakan berbagai hal yang menyangkut rencana pemekaran ini. Ada beberapa poin yang dibahas dan diekpos di depan Wakil Ketua Komisi II DPR RI yang membidangi masalah pemekaran wilayah tersebut," kata Wahid seperti dimuat Goriau.com, Rabu (3/6/2015).
Selaku wakil rakyat dan putra kelahiran Inhil Utara, Wahid mengaku akan terus membantu proses pemekaran ini supaya cepat terealisasi. Karena itu dia menggagas pertemuan panitia pemekaran dengan Komisi II DPR RI tersebut.
"Wacana pemekaran ini sudah lama bergulir sejak 2002 lalu. Pemekaran ini bukan hanya permintaan elit tetapi permintaan masyarakat bawah. Karena itu kami siap memfasilitasinya, karena wilayah Inhil Utara ini memang sudah layak untuk dimekarkan menjadi wilayah otonomi baru," lanjut Wahid.
Ia berharap dengan dilaksanakan pertemuan ini nanti, didapat kesepakatan bersama sehingga proses pemekaran cepat terwujud. Karena itu dia meminta masyarakat terutama panitia pemekaran satu suara. Termasuk menentukan letak ibukota kabupaten yang baru nantinya.
"Soal ibukota kami sepakati untuk mekanisme diserahkan ke Depdagri dan DPR RI nantinya. Jadi masalah tesebut tak perlu diperdebatkan berlarut-larut. Semua persiapan oleh panitia telah dijalankan, baik itu rekomendasi Bupati dan DPRD Inhil dan Gubernur Riau, peta wilayah dan semua administrasi yang dibutuhkan, sudah ada, tinggal tindak lanjut saja," tambahnya lagi.
Sebagaimana diketahui wilayah Inhil Utara ini melingkupi lima kecamatan di Inhil yakni Mandah, Pelangiran, Teluk Belengkong, Kateman dan Pulau Burung. (*)
Source: Goriau.com
Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Indragiri Hilir Abdul Wahid mengatakan, rencana musyawarah ini guna mematangkan proses pemekaran Inhil utara dari kabupaten induk Indragiri Hilir. Kegiatan sekaligus melengkapi proses guna terwujudnya hal tersebut.
"Dalam pertemuan nanti akan bicarakan berbagai hal yang menyangkut rencana pemekaran ini. Ada beberapa poin yang dibahas dan diekpos di depan Wakil Ketua Komisi II DPR RI yang membidangi masalah pemekaran wilayah tersebut," kata Wahid seperti dimuat Goriau.com, Rabu (3/6/2015).
Selaku wakil rakyat dan putra kelahiran Inhil Utara, Wahid mengaku akan terus membantu proses pemekaran ini supaya cepat terealisasi. Karena itu dia menggagas pertemuan panitia pemekaran dengan Komisi II DPR RI tersebut.
"Wacana pemekaran ini sudah lama bergulir sejak 2002 lalu. Pemekaran ini bukan hanya permintaan elit tetapi permintaan masyarakat bawah. Karena itu kami siap memfasilitasinya, karena wilayah Inhil Utara ini memang sudah layak untuk dimekarkan menjadi wilayah otonomi baru," lanjut Wahid.
Ia berharap dengan dilaksanakan pertemuan ini nanti, didapat kesepakatan bersama sehingga proses pemekaran cepat terwujud. Karena itu dia meminta masyarakat terutama panitia pemekaran satu suara. Termasuk menentukan letak ibukota kabupaten yang baru nantinya.
"Soal ibukota kami sepakati untuk mekanisme diserahkan ke Depdagri dan DPR RI nantinya. Jadi masalah tesebut tak perlu diperdebatkan berlarut-larut. Semua persiapan oleh panitia telah dijalankan, baik itu rekomendasi Bupati dan DPRD Inhil dan Gubernur Riau, peta wilayah dan semua administrasi yang dibutuhkan, sudah ada, tinggal tindak lanjut saja," tambahnya lagi.
Sebagaimana diketahui wilayah Inhil Utara ini melingkupi lima kecamatan di Inhil yakni Mandah, Pelangiran, Teluk Belengkong, Kateman dan Pulau Burung. (*)
Source: Goriau.com
