INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Menanggapi keluhan masyarakat yang ada di dua kecamatan Kabupaten Indragiri Hilir, yakni Kecamatan Batang Tuaka dan Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) terhadap parahnya kondisi infrastruktur jalan di sana, tak pernah mendapat perhatian oleh pemerintah daerah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir minta Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan untuk meninjau langsung ke lokasi.
Pernyataan ini disampaikan Angota DPRD Inhil, Asmadi yang merasa pemerintah daerah tidak sesuai komitmen memajukan daerah pedesaan karena, inrastruktur jalan yang menjadi akses perekonomian tidak dibangunkan dengan baik.
“Bagaimana memajukan pedesaan jika jalan penghubungnya tidak dibangunkan dengan baik. Apalagi, jalan merupakan akses transportasi yang akan memudahkan peredaran barang yang diperlukan oleh masyarakat,” katanya, Senin (25/05/2015).
Saat ini, tambah Asmadi, kondisi jalan penghubung dari Kecamatan Batang tua ke GAS sangat memprihatinkan. Bahkan, dibeberapa titik saat musim hujan, jalan menjadi kolam lumpur.
Untuk itu, Bupati Inhil dimintanya untuk turun langsung meninjau lokasi agar tahu bagaimana kondisi jalan yang dilalui oleh masyarakat disana. “Mereka menjerit dengan kondisi jalan yang sudah tidak layak tersebut. Bahkan, seking kesalnya mereka, beberapa waktu lalu sejumlah masyarakat memasang pakaian dalam wanita di tengah jalan. Ini memalukan sekali,” sebutnya.
Kerusakan jalan tersebut menurutnya bukan hal baru, sudah bertahun-tahun masyarakat meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki, namun sayangnya hingga saat ini belum di realisasikan oleh pemerintah.
“Bertahun-tahun mereka menjalani jalan yang rusak, dan selama itu mereka tidak melakukan suatu aksi protes kepada pemerintah. Namun sekarang, mereka sudah berada dipuncak kesabarannya. Saya berharap Bupati segera meninjau kelapangan dan memberikan kepastian kepada masyarakat jika pemerintah daerah akan segera memperbaiki jalan tersebut,” pungkasnya. (Aditya)
Pernyataan ini disampaikan Angota DPRD Inhil, Asmadi yang merasa pemerintah daerah tidak sesuai komitmen memajukan daerah pedesaan karena, inrastruktur jalan yang menjadi akses perekonomian tidak dibangunkan dengan baik.
“Bagaimana memajukan pedesaan jika jalan penghubungnya tidak dibangunkan dengan baik. Apalagi, jalan merupakan akses transportasi yang akan memudahkan peredaran barang yang diperlukan oleh masyarakat,” katanya, Senin (25/05/2015).
Saat ini, tambah Asmadi, kondisi jalan penghubung dari Kecamatan Batang tua ke GAS sangat memprihatinkan. Bahkan, dibeberapa titik saat musim hujan, jalan menjadi kolam lumpur.
Untuk itu, Bupati Inhil dimintanya untuk turun langsung meninjau lokasi agar tahu bagaimana kondisi jalan yang dilalui oleh masyarakat disana. “Mereka menjerit dengan kondisi jalan yang sudah tidak layak tersebut. Bahkan, seking kesalnya mereka, beberapa waktu lalu sejumlah masyarakat memasang pakaian dalam wanita di tengah jalan. Ini memalukan sekali,” sebutnya.
Kerusakan jalan tersebut menurutnya bukan hal baru, sudah bertahun-tahun masyarakat meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki, namun sayangnya hingga saat ini belum di realisasikan oleh pemerintah.
“Bertahun-tahun mereka menjalani jalan yang rusak, dan selama itu mereka tidak melakukan suatu aksi protes kepada pemerintah. Namun sekarang, mereka sudah berada dipuncak kesabarannya. Saya berharap Bupati segera meninjau kelapangan dan memberikan kepastian kepada masyarakat jika pemerintah daerah akan segera memperbaiki jalan tersebut,” pungkasnya. (Aditya)
