Berbagai kerusakan lingkungan telah terjadi dinegeri berjuluk seribu parit itu, seperti yang di ungkapkan Ketua Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Unisi Tembilahan Rhoma Irama dalam orasinya tingkat penjarahan lingkungan di Inhil sudah sangat memprihatinkan.
"Kondisi alam di Kabupaten Inhil ini sudah sangat memprihatinkan, salah satunya air tawar berubah jadi rasa asin," tegasnya.
Ia menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam agar tidak menimbulkan efek yang bisa merugikan kehidupan masyarakat itu sendiri.
"Kami dari pecinta alam se-riau mengajak kepada semua kalangan, baik kepedulian dari pemerintah maupun kontribusi dari masyarakat setempat untuk bersama-sama memelihara alam ini,” pungkasnya. (Aditya)
