![]() |
| Hj Alvi Furwanti Alwie |
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwie, kemarin. Berdasarkan data saat ini jumlah peserta Jamkesda di Inhil sebanyak 120.000 orang.
Dari keseluruhan jumlah tersebut, maka akan didata kembali siapa-siapa yang memang berhak mendapatkan bantuan di bidang pelayanan kesehatan. Mengingat tahun 2015 ini program Jamkesda akan berakhir.
“Dan selanjutnya diintegrasikan ke BPJS. Dari anggaran yang tersedia, kita hanya mampu menanggung iuran BPJS sebanyak 48 ribu jiwa. Sementara jumlah peserta Jamkesda sebanyak 120 ribu,” ujar Alvi, Senin (27/4).
Diharapkan mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini agar data masyarakat miskin yang diberikan oleh pihak kecamatan nantinya benar-benar valid sehingga tidak ditemukan kendala saat proses integrasi dilaksanakan.
“Berdasarkan arahan Pak Bupati kemarin, data masyarakat tidak mampu ini akan dikumpulkan oleh pihak kecamatan. Jadi, kita harapkan data tersebut memang akurat, sehingga bantuan yang kita salurkan tepat sasaran,” tegasnya.(inhiltoday)
