Diskusi tersebut dihadiri oleh ketua komisi I, H Yusuf said, ketua komisi II, Ir. Junaidi dan sekretaris komisi II edi gunawan, SE dan anggota komisi I dan II lainnya.
Dalam diskusi tersebut banyak dibahas bagaimana sistem pola kemiteraan perusahaan dan masyarakat yang ada di Inhil. “hari ini kami berdiskusi masalah pola kemiteraan dan perizinan di masyarakat agar kedatangan perusahaan ini membawa kebaikan bagi masyarakat, bukan sebaliknya,” demikian dikatakan Junaidi kepada awaq media.
Lebih lanjut, pria yang baru menjabat sebagai kepala BP2MPD Kabupaten Inhil selama 4 bulan ini juga berekad untuk menata ulang perizinan di BP2MPD agar kedua pihak, perusahaan dan mansyarakat bisa sama-sama memperoleh keuntungan.
“Untuk itu, saya mendatangi komisi I dan II hari ini untuk berdiskusi tentang apa saja yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan keuntungan atas keberadaan perusahaan yang datang ke Inhil. selain itu, dengan perizinan yang sehat juga akan meningkatkan PAD kita,” Ujarnya.
Sedangkan ketua komisi I DPRD menyambut baik kedatangan kepala BP2MPD tersebut. Menurutnya dengan diskusi yang dilakukan ini bisa memberikan solusi-solusi untuk kebaikan Inhil kedepan, terutama terkait dengan pola kemiteraan antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami berharap, kedepan komunikasi antara BP2MPD dengan Komisi I dan II semakin baik hingga bisa bersinergi untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah,” Pungkasnya. (Aditya)
