![]() |
| Yusuf Said (Foto: detikriau.org) |
‘’Kapan kerjanya, apalagi kini sudah memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2015,’’ ujarnya, Kamis (23/1) saat menggelar hearing bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Gedung DPRD Inhil Jalan HR Soebrantas, Tembilahan seperti dikutip INHILKLIK.COM dari pekanbarumx.co, Sabtu (25/04/2015).
Tercatat, sejak resmi dilantik menjadi bupati masa bakti 2013-2018, Wardan sudah melakukan pelantikan lebih dari 5 kali. ‘’Saya berharap pemerintah bisa menghitung limit waktu. Pasalnya masyarakat sudah menunggu program nyata dari hasil pembangunan yang dilakukan,’’ tegas politisi Partai Golkar ini.
Masih menurut Yusuf Said, jika mutasi terus dilakukan, bisa mengganggu realisasi pekarjaan, bahkan bisa terlambat. ‘’Saya khawatir akan timbul berbagai masalah dan aral yang tidak kita inginkan,’’ tambahnya.
Seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Banyak program yang berkaitan langsung dengan masyarakat, terutama para petani, tidak terlaksana. Makanya, dia mengingatkan, agar Pemkab Inhil tidak hanya melakukan perombakan terus-menerus.
‘’Jangan rombak-rombak terus, kapan kerjanya. Kita harapkan Pemkab Inhil dapat segera melaksanakan berbagai kegiatan,’’ pinta Yusuf Said. (pmx)
