INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Banjar Riau (DPP-IKABRI) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Riau yang ke I, Sabtu (18/04/2015).
Kegiatan tersebut digelar di hotel D'Lira Pekanbaru dan diikuti oleh peserta yang terdiri dari perwakilan DPP Ikabri, DPD Ikabri atau organisasi banjar di Kabupaten/Kota di Riau, dan organisasi otonom.
Meleburnya Ikabri menjadi KBB adalah sesuai dengan hasil kongres budaya banjar ke-3 tahun 2013 di Banjarmasin yang menginginkan dan menyepakati adanya sebuar organisasi masyarakat banjar yang terpusat secara nasional yaitu Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB).
Kegiatan yang direncanakan akan digelar selama dua hari itu dibuka oleh Ketua Dewan Penasehat DPP Ikabri yang juga merupakan sesepuh banjar Riau Drs. H. Kasoemagiri.
Ketua Umum DPP Ikabri Indrawansyah Syarkowi, dalam sabutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama memimpin DPP Ikabri selama kurang lebih dua tahun hingga Ikabri melebur dan berubah menjadi KBB.
"Terimakasih atas dukungan semua pihak selama saya memimpin Ikabri. Dan mohon dimaafkan jika banyak terdapat kesalahan dan harapan-harapan yang belum terlaksana," ungkap Indrwansyah.
Indra menambahkan selama dua tahun Ikabri berjalan semenjak dilantik oleh Gubernur Kalsel Rudi Arifin di LAM Riau, Ikabri sudah melaksanakan delapan puluh kegiatan. Ia berharap siapapun yang akan terpilih untuk memimpin KBB Riau nantinya mampu mengakomodir seluruh masyarakat banjar yang ada di Riau dan akan lebih baik dari Ikabri.
Sementara Ketua Dewan Penasehat DPP Ikabri Drs. H. Kasoemagiri dalam sambutannya saat membuka acara, menghimbau seluruh masyarakat banjar yang ada di Riau lebih bersatu lagi dibawah naungan KBB.
Kasoemagiri menambahkan, terbentuknya KBB bukan untuk mengasingkan masyarakat banjar dari etnis lainnya, justru untuk mendukung pembangunan disegala bidang di bumi lancang kuning ini.
Senada dengan Ketua DPP Ikabri, Kasoemagiri berharap KBB akan lebih baik lagi kedepannya. "Saya merasa bahagia hari ini banyak tokoh-tokoh Banjar yang hadir, saya berharap KBB harus lebih maju kedepanya," ungkap Kasoemagiri.
Selaian dihadiri perwakilan pengurus organisasi masyarakat Banjar se-Riau, acara Muswil tersebut juga dihadiri perwakilan masyarakat banjar dari negeri jiran Malaysia yang tergabung dalam komunitas Banjar Malaysia-Indonesia (Malindo). (
ard)