INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Suasana semakin memanas menjelang waktu pelaksanaan Musda KNPI Inhil yang semakin dekat. Setiap kandidat terus bersaing untuk mendapatkan dukungan sebanyak-banyaknya dari PK dan OKP peserta Musda.
Hingga akhir batas pendaftaran, resmi empat orang kandidat telah mendaftarkan diri ke Panitia Musda. Diantaranya, Hidayat Hamid, Iwan Taruna, Mahmudin, dan Syahroni.
Syahroni, Balon ketua yang resmi mendaftar pada Rabu (15/04/15) kemarin, menghimbau kepada semua pihak terutama para kandidat untuk menciptakan dan menjaga suasana yang kondusif menjelang dan sampai pelaksanaan Musda.
Syahroni mengungkapkan persaingan dalam sebuah demokrasi itu hal yang biasa, namun setiap orang harus dewasa menyikapi setiap perosesnya dan sehat dalam bersaing.
"Berkompetisi itu hal yang biasa, yang penting bersaing secara sehat. Kalo main aklamasi saja itu namanya pengakaderan dikatakan gagal," ungkap Syahroni kepada INHILKLIK.COM, Kamis (16/04/2015) di Tembilahan.
Pria kelahiran Sungai Luar 10 Januari 1980 itu menambahkan, yang melatar belakangin niatnya untuk maju adalah rasa keterpanggilannya untuk mengabdikan diri memajukan pemuda Inhil dibawah bendera KNPI. KNPI sebagai organisasi pemuda terbesar di negeri seribu parit, hari ini KNPI dikatakan seperti telah "mati suri".
"Saya ingin KNPI mampu menjadi jembatan antara seluruh OKP yang ada di Inhil, buat program dan libatkan semua OKP, jangan OKP sibuk dikumpukan waktu mau Musda saja," tegasnya.
Syahroni berharap semua kandidat bisa menyamakan arah visi dan misi dalam memajukan dan menggaungkan kembali semangat kepemudaan di bumi sri gemilang.
"Apa yang menjadi kebutuhan pemuda saa ini, itu yang kita perjuangkan. Siapapun nanti yang terpilih, itu yang akan melaksanakan visi misi tersebut," tutup Syahroni.
(ard)