Kanal

Persib Vs Semen Padang Mati Lampu Akibat Tuan Rumah Pelit?

Persib lawan Semen Padang saat Stadion Si Jalak Harupat saat mati lampu (viva.co.id)
INHILKLIK.COM - Insiden lampu mati di Stadion Si Jalak Harupat saat duel Persib Bandung melawan Semen Padang di laga pembuka Indonesia Super League (ISL), atau QNB League, Sabtu 4 April 2015, berujung pada dikeluarkannya surat teguran dari Pemkab Bandung kepada Panpel Persib.

Pemberian surat teguran kepada Panpel Persib ini disebabkan muncul opini jika Pemkab Bandung selaku pemilik, dalam hal ini dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora), kurang memperhatikan pemeliharaan stadion berkapasitas 27.000 tempat duduk itu.

Surat teguran ini secara resmi diberikan Kepala Dispora Kabupaten Bandung kepada Panpel Persib yang diwakili Ketua Koordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman, di Kantor Dispora Kabupaten Bandung, Komplek Pemkab, Jalan Al-Fathu, Kabupaten Bandung, Senin 6 April 2015.

Bupati Bandung, Dadan M Naseer, mengungkapkan tudingan bahwa Pemkab Bandung sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden padamnya lampu stadion patut dipertanyakan. Sebab, kata Dadang, sebenarnya sikap "pelit" Panpel Persib menjadi alasan utamanya.

Menurut Dadang, tak ada yang salah dengan fasilitas genset di Stadion Si Jalak Harupat. Namun, yang menjadi permasalahan adalah Panpel Persib bersikap 'irit' karena tak menyediakan bahan bakar yang mencukupi untuk genset agar lampu stadion bisa terus menyala.

"Harusnya mereka (Panpel Persib) menyediakan 1.000 liter solar, tapi yang terjadi hanya menyediakan 50 liter solar. Tentu saja itu tak cukup," ungkap Dadang membeberkan faktor sebenarnya yang membuat lampu Stadion Si Jalak Harupat padam sehingga membuat pertandingan sempat ditunda dua kali.

Dadang pun menyesalkan sikap Panpel Persib yang tak membuka seluruh gerbang masuk ke areal Stadion Si Jalak Harupat. Dampaknya skuad Semen Padang terlambat hadir akibat terjebak macet, sehingga pertandingan harus ditunda sekitar 30 menit dari yang dijadwalkan. "Kalau semua gerbang dibuka mungkin tak akan terlambat," tegasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Ahmad Djohara. Menurut dia, sebagai pengelola pihaknya selalu mengingatkan panpel yang akan menggelar pertandingan untuk menyediakan solar sebagai bahan bakar genset. 

"Dua hari sebelumnya kan sudah kami ingatkan untuk menyediakan solar sebanyak 1.000 liter. Tapi, kenyataannya tidak dipenuhi," tambah Ahmad.

Pada pertandingan tersebut, Persib berhasil menang tipis 1-0 atas Semen Padang lewat gol Muhammad Ridwan di menit 16. Insiden mati lampu ini disayangkan kubu Semen Padang, karena dinilai membuat permainan mereka merosot setelah sempat panas di akhir pertandingan. (viva)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER