![]() |
| Arema saat bertemu Persija Jakarta (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto) |
Imam mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Arema dan Persebaya karena tampil di laga ISL akhir pekan lalu. Imam berang karena sebelumnya Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tidak merekomendasikan kedua klub tampil di kompetisi tertinggi tersebut.
Arema lalu mengancam akan membawa kedua klub ini ke jalur hukum dengan menggunakan Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), Nomor 3 Tahun 2005. Lihat berita lengkapnya pada tautan ini.
Ditemui di kantor Arema Cronus di Jalan Kertanegara No 7 Kecamatan Klojen Kota Malang, Senin 6 April 2015, Media Officer Arema Cronus Sudarmaji menyatakan tak ingin ikut berpolemik dalam putusan BOPI dan Menpora. Manajemen saat ini hanya ingin fokus untuk melangsungkan pertandingan ke dua pada kompetisi yang kini bernama QNB League di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang melawan Barito Putra pada Selasa petang besok.
"Manajemen sekarang fokus untuk menyiapkan pertandingan besok,” katanya singkat.
Pertandingan tersebut adalah pertandingan kandang ke dua setelah menjamu Persija pada Sabtu 4 April lalu. Saat itu, aparat kepolisian tetap terlibat untuk mengamankan jalannya pertandingan, meskipun Polri tidak mengeluarkan izin pertandingan lantaran tetap menghormati sikap pemerintah yang tidak memberikan rekomendasi pada Arema Cronus.
Aparat Kepolisian setempat akan tetap memberikan pengamanan pada pertandingan ke dua tersebut. Kapolres Malang AKBP Aris Haryanto menyatakan aparat kepolisian akan turun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat pertandingan berlangsung. “ Polisi tetap mengamankan pertandingan, ada sekitar 400 personel yang akan diturunkan. Pengamanan dilakukan sesuai protapnya,” kata Kapolres Malang Senin 6 April 2015.
Pada pengamanan kali ini, aparat melakukan penyesuaian dengan jam pertandingan yang mundur lebih malam dibandingkan pertandingan pada Sabtu lalu. Kapolres juga menghimbau pada supporter untuk terus mempertahankan suasana kondusif di lapangan maupun setelah pertandingan usai seperti yang berlangsung pada Sabtu 4 April lalu.
"Pertandingan kali ini lebih malam jadi aparat menyesuaikan kesiapan dengan pertandingan. Evaluasi pertandingan lalu semuanya berjalan lancer, kami tetap menghimbau agar supporter dan semua yang terlibat ikut menjaga kondisi agar semua bisa berjalan lancar,” imbuhnya.
Pertandingan kedua Arema di Kanjuruhan, memang berbeda dari sebelumnya. Kick off akan digelar lebih malam, yakni mulai pukul 21.00 WIB. (viva)
