Kanal

88 Ribu Bibit Kayu Meranti Akan Ditanam di Desa Pungkat

Foto ilustrasi (Internet)
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Dinas Kehutanan Kabupaten Indragiri Hilir akan menanam sekitar 88 ribu bibit kayu meranti di kawasan Desa Pungkat Kecamatan Gaung. Kayu meranti diketahui sebagai bahan dasar oleh masyarakat setempat untuk membuat pompong dan kapal.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Inhil Drs. HM Thaher . Sebahagian besar warga Desa Pungkat bermata pencarian sebagai pengrajin atau pembuat kapal pompongan. Kegiatan ini sudah berlangsung puluhan tahun lalu.

Selama ini masyarakat menggunakan kayu hutan untuk membuat pompong dan kapal, keadaan ini jika terus dibiarkan tanpa ada penanaman kembali bisa dibayangkan dimasa yang akan datang pohon kayu sebagai bahan pokok pembuatan kapal akan habis.

" Dan akhirnya masyarakat kehilangan pekerjaan, oleh karena penanaman bibit pohon kayu meranti ini sebagai langkah dari pemerintah untuk menjaga ketersediaan pohon di Desa Pungkat agar tetap terjaga untuk puluhan tahun kedepan," kata Thaher akhir pekan kemarin.


Thaher mengatakan, luasan lahan yang diperlukan untuk penanaman bibit ini sekitar 200- 500 hektar. Secara bertahap penanaman bibit kayu di Desa Pungkat akan terus dilakukan." Kita ingin masyarakat tetap memiliki ketersediaan kayu untuk pembuatan kapal dan pompong sebagai mata pencarian," ungkapnya. 

Ketika ditanya mengenai apakah akan ada keributan lagi dengan pihak PT SAL ketika Pemkab menanami bibit pohon kayu dan kemungkinan akan diklaim oleh pihak PT bahwa tanah itu milik mereka Thaher mengungkapkan hal tersebut dipastikan tidak akan terjadi.

"Kami telah koordinasikan bersama Dinas Perkebunan dan Badan Perizinan mengenai lahan dan luas area yang akan ditanami bibit kayu meranti tersebut, " sebut Thaher.

Program penanaman bibit kayu meranti di Desa Pungkat bersala dari DBH HDR dan alokasi APBD Pemkab Inhil ."Dengan begitu kita harap masyarakat di Desa Pungkat dapat terus bekerja sebagai pembuat kapal pompong tanpa kekurangan material bahan," pungkasnya.(adv/itc)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER