![]() |
| Ilustrasi (Merdeka.com) |
"Paling hitungan detik orang sudah meninggal, lebih cepat dibanding cara yang lain," katanya, saat dihubungi lewat telepon, Jumat (13/2).
Dirinya juga menjelaskan jeratan tali pada leher akan menutup suplai udara pada fadal reflek pernafasan. Sehingga suplai oksigen ke otak dan beberapa organ tubuh lainnya kosong. Akibatnya organ-organ yang cara kerjanya membutuhkan suplai oksigen, tak bisa berfungsi secara normal.
"Dan itu menyebabkan orang meninggal. Kalau gantung diri ini susah mau diselametin, soalnya dalam hitungan detik saja dia sudah meninggal," paparnya.
Menurutnya lidah menjulur dan keluarnya air sperma yang biasa menjadi penanda orang meninggal akibat gantung diri, kata dokter Deri itu terjadi secara spontanitas saat kekurangan oksigen.
"Itu reflek saja. Karena kekurangan oksigen makanya spermanya keluar," katanya. (*)
Source: http://jambi.tribunnews.com/
