![]() |
| Tentara Libya. (Foto: Reuters) |
Menurut laporan surat kabar Libya, Qurynan, Jumat (13/2/2015), jenazah yang ditemukan mulai membusuk dan kini telah dimasukkan ke dalam lemari es untuk proses identifikasi. Tidak jelas apakah mereka merupakan korban dari era Muammar Gaddafi.
Pasukan khusus Libya yang didukung oleh Jenderal Khalifa Haftar, menyerang militan di kota Benghazi pada pertengahan Oktober. Tujuannya untuk merebut kembali setelah Benghazi jatuh ke militan musim panas lalu. Pasukan Libya menaklukkan kamp militer dalam perjalanan ke bandara Benghazi dan kantor terdekat milik negara operator seluler al Madar.
Tapi, perlawanan terhadap sekutu kelompok militan ISIS masih berlangsung. Gerakan tersebut mengklaim sudah melakukan serangan terhadap institusi dan tentara negara tersebut.
Pada bulan lalu, sekutu ISIS melakukan sebuah serangan di hotel dekat Kota Tripoli. Insiden tersebut membunuh tiga pasukan keamanan, lima warga asing dan seorang sandera. (Okezone)
