Direktur Operasional Basarnas, SB Supriyadi menuturkan kepadaVIVA.co.id, Sabtu 7 Februari 2015, badan kokpit AirAsia QZ8501 sudah tak utuh lagi.
Seluruh bagian dinding kokpit hancur dan tak ada bedanya dengan kondisi ekor dan pesawat yang ditemukan sebelumnya.
"Sudah hancur dan hanya berbentuk puing serta serpihan saja," kata Supriyadi.
Kokpit ditemukan saat penyelam berusaha mengevakuasi tigas jasad yang ditemukan di sekitar badan pesawat nahas itu di kedalaman 30 hingga 35 meter di dasar laut.
Hingga pagi tadi, penyelam-penyelam Basarnas dan penyelam tradisional terus melakukan pencarian korban. Dan 3 korban kembali berhasil ditemukan serta telah dievakuasi ke KN Pacitan milik Basarnas. (Viva)
