![]() |
| Indra Muklis Adnan |
Pernyataan ini disampaikannya dalam sambutan pada pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Unisi, Jum’at (6/2/2015). Dikatakannya, ia tidak melarang terhadap pejabat, Dosen, karyawan serta seluruh yang termuat dalam lingkungan kampus Unisi ini untuk aktif berpolitik, namun tidak untuk merusak marwah Universitas.
“Saya ingatkan, boleh menjadi pengamat politik dan boleh juga menjadi pemain politik, tapi tidak untuk menjadi badut politik yang merubah rupa dan meminta-minta yang bisa merusak rumah sendiri,” tegasnya.
Dalam hal ini, disebutkan mantan Bupati Kabupaten Inhil dua periode ini jika ingin menjadi orang besar dari Universitas yang ada di kota Tembilahan, maka ditegaskannya untuk tidak merusak nama baik rumah sendiri yakni Unisi.
Sebab, diakuinya dari isu-isu kurang baik yang berkembang pada masyarakat umum itu ada pada internal kampus. Maka katanya untuk upaya mengembalikan marwah Unisi tersebut juga harus diiringi pada diri sendiri.
“Walau bagaimanapun, Unisi ini tetap berjalan atas dasar akreditasi yang telah diraih, begitu juga yayasan tasik gemilang perizinannya sudah tidak diragukan lagi,” yakin Indra. (*)
Source: http://lpmamuletunisi.blogspot.com/
