Kanal

Angkat Produk Lokal, Mahasiswa ini Promosikan Amplang Udang Khas Inhil ke Kampus-kampus

Saifuddin saat menjajakan ampalang di ruangan dosen Jurusan Sistem Informasi FST Uin Suska Riau
INHILKLIK.COM, PEKANBARU -  Kuliah sambil berwirausaha, semangat mahasiswa ini perlu diapresiasi karena tidak semua orang mampu melakukannya.

Juga tidak semua orang bisa membuang rasa gengsi melakukan hal-hal yang terkadang dipandang banyak orang sesuatu yang kecil, padahal sebenarnya adalah sesuatu yang sangat luar biasa.

Adalah Saifuddin Ihkwan (23) mahasiswa Ilmu Komunikasi Univesitas Riau (UR) asal Tembilahan Indragiri Hilir. Selain kuliah dan sibuk bergelut dibidang seni, untuk menambah penghasilan Ia memilih sambil berwirausaha, yaitu berjualan kerupuk amplang udang.

Ia mengemas makanan khas negeri seribu parit Indragiri Hilir itu dalam kemasan mini dan menjajakannya ke kampus-kampus di Pekanbaru, bahkan Ia tidak segan-segan sampai masuk keruangan-ruangan dosen untuk menawarkan produknya. Ampalang udang tersebut langsung didatangkan dari Tembilahan yang merupakan hasil olahan keluarganya.

Menurut Boboy sapaan akrab mahasiswa itu, peminat amplang udang sangat banyak terutama dikalangan mahasiswa, "Alhamdulillah banyak peminatnya, permintaan terus meningkat" ungkap boboy ketika diwawancarai saat menjakakan ampalngnya di kampus Uin Suska Riau baru-baru ini.

Selain untuk menambah penghasilan, Boboy menambahkan dirinya juga ingin memperkenalkan produk lokal Inhil tersebut agar lebih dikenal banyak orang sampai keluar daerah. Apalagi kedepan menurutnya di era perdagangan bebas asia tenggara ini produk-produk lokal akan diserbu oleh produk-produk dari luar.

"Kita ingin mengagkat produk-produk lokal biar makin dikenal dan mampu bersaing dengan produk luar," pungkas Boboy.

Megawati,  dosen Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau yang sudah mencicipi ampalang udang yang diberi merek 'Cangkal' tersebut memberikan komentarnya, "Amplangnya enak" ungkap Mega saat diwawancari Inhilklik.com.

Megawati juga sangat mengapresiasi langkah mahasiswa yang ingin terjun kedunia wirausaha. Dosen yang mengajar mata kuliah pengantar bisnis tersebut juga memberikan sarannya bagaimana mempromosikan suatu produk yang baik.

Salah satunya menurut Mega promosi yang baik harus besifat edukatif, produsen sebaiknya menyampaikan atau menginformasikan nilai gizi yang terkandung didalam produk tersebut, karena itu akan menambah daya tarik bagi konsumen.

"Amplang itu kan terbuat dari udang, udang itu kan mengandung gizi, nah dijelaskan apa kandungan gizinya," jelas Mega. (Ard)
Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER