Kanal

44 Santri Terpapar Corona, Walikota Pekanbaru Minta Ponpes Dar El Hikmah Diisolasi

INHILKLIK.COM PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus meminta Pondok Pesantren (Ponpes) Dar El Hikmah untuk diisolasi pasca adanya 44 santri yang positif terpapar virus corona.

"Kejadian di ponpes yang santrinya positif corona mesti diberlakukan isolasi. Artinya, pesantren itu mesti ditutup," tegasnya, Rabu (24/2/2021).

Disampaikan walikota, sebelum adanya santri yang positif corona, ia telah mengingatkan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pekanbaru Edwar, agar belajar tatap muka hanya diterapkan di sekolah yang berada dalam zona kuning dengan tingkat sebaran wabah rendah.

"Itu yang saya sampaikan saat rapat bersama KepalaKemenag Pekanbaru pak Edward S Umar beberapa pekan lalu. Untuk sekolah di bawah pembinaan Kemenag," ungkapnya.

Dikatakan walikota, meskipun izin belajar tatap muka di ponpes merupakan kewenangan Kemenag, namun tetap saja harus berkoordinasi dengan pemerintah kota.

"Jadi tidak sepenuhnya ponpes di bawah komando walikota, bupati dan gubernur. Makanya sebelum kami memutuskan sekolah tatap muka, kami sudah ingatkan pak Edward supaya pengawasan dilakukan bersama-sama," ucapnya.

"Kalau tidak punya personel (untuk melakukan pengawasan), Kanwil Kemenag Riau bisa bekerjasama dengan walikota," ulasnya.

Untuk itu, ia berharap kejadian di Ponpes Dar El Hikmah bisa menjadi pelajaran oleh semua pihak sebelum mengambil kebijakan untuk melaksanakan belajar tatap muka di sekolah.

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru Iwan Samuel Parlindungan Simatupang menyatakan, Satgas Covid-19 telah melakukan penutupan sementara terhadap aktivitas di Ponpes Dar El Hikmah yang terletak di Jalan Soebrantas, Kecamatan Bina Widya tersebut.

"Kita lakukan permintaan supaya pesantren itu dilockdown, ditutup. Kita minta untuk tidak menerima orang masuk dan juga tidak keluar," ucapnya. (*)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER